CNN Indonesia
Senin, 11 Mei 2026 16:45 WIB
Ilustrasi. Ada beberapa titik pos petugas haji RI di area Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menempatkan personel di 10 lokasi strategis sekitar Masjidil Haram, Makkah, untuk melayani jemaah Indonesia selama menjalankan ibadah.
Keberadaan pos tersebut ditujukan agar jemaah lebih cepat memperoleh bantuan ketika membutuhkan pertolongan, baik terkait petunjuk arah, layanan kesehatan, pendampingan bagi lansia dan penyandang disabilitas, maupun perlindungan jemaah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram PPIH Arab Saudi, Latief Wibawa, menyampaikan bahwa jumlah pos petugas haji Indonesia tahun ini bertambah dibanding musim haji sebelumnya.
"Titik-titik itu harus ditempatkan pos, sehingga akan membantu jemaah haji yang berada di Masjidil Haram ini. Jemaah tidak perlu sungkan untuk menghampiri kami jika membutuhkan bantuan," kata Latief saat ditemui di Masjidil Haram, Rabu (6/5), dikutip dari detikhikmah.
Berikut 10 titik pos petugas haji Indonesia di kawasan Masjidil Haram:
1. Terminal Syib Amir
2. Pintu keluar Marwah
3. Area sa'i
4. Area tawaf
5. Pintu Babussalam
6. Pertigaan Terminal Bab Ali-Syib Amir
7. Area WC 3 arah Terminal Aziziyah
8. ATM Center Dar At-Tawhid
9. Arah Hotel Arjuna
10. Terminal Jabal Ka'bah
Khusus di area tawaf, petugas laki-laki menggunakan pakaian ihram bertuliskan 'Petugas Haji Indonesia 2026' agar lebih mudah dikenali oleh jemaah.
Latief menjelaskan, titik penjagaan dipilih berdasarkan area yang kerap menjadi lokasi jemaah titik jemaah kehilangan arah, terpisah dari rombongan, maupun mengalami kelelahan usai beribadah di tengah suhu panas Makkah.
Adapun petugas yang disiagakan terdiri dari berbagai unsur layanan, mulai dari tim kesehatan, perlindungan jemaah, pendamping lansia dan penyandang disabilitas, hingga pembimbing ibadah.
"Ketika melihat petugas yang menggunakan seragam, silakan temui kami, tidak usah khawatir. Kami akan memberikan pelayanan maksimal, 24 jam penuh kepada seluruh jemaah haji kita," ujarnya.
Selain ditempatkan di pos-pos layanan, petugas haji Indonesia juga melakukan patroli di sekitar Masjidil Haram untuk menjangkau jemaah yang memerlukan bantuan segera. Bantuan yang diberikan antara lain menunjukkan arah terminal, lokasi pengambilan air zamzam, hingga mendampingi jemaah lansia yang terpisah dari rombongan.
Jumlah jemaah Indonesia di Tanah Suci saat ini terus meningkat seiring kedatangan gelombang kedua yang mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, sebelum diberangkatkan menuju Makkah. Proses pemberangkatan jemaah gelombang pertama dari Madinah ke Makkah juga masih berjalan.
(anm/asr)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
1


















































