Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah mencatat sebanyak 483.648 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi rekrutmen manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih/ KDMP) dan pegawai Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan para peserta yang lolos akan mulai menjalani tes kompetensi pada 3 hingga 12 Mei 2026.
"Sebagaimana telah kita umumkan pada tanggal 15 April lalu, bahwa pemerintah telah membuka 35.476 formasi. Terdiri dari 30 ribu Manajer KDMP dan 5.476 pegawai koperasi nelayan Kampung Nelayan Merah Putih," ujar Zulhas dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (4/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi sebanyak 483.648 orang," sambungnya.
Zulhas menjelaskan tingginya minat masyarakat terlihat dari total pendaftar yang mencapai 639.732 orang hingga penutupan pada 25 April 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 487.819 pelamar mengunggah kelengkapan dokumen administrasi, lalu 483.648 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk melaju ke tahapan berikutnya.
Seleksi kini memasuki tes kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang akan digelar di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia. Pemerintah memberi keleluasaan peserta memilih lokasi ujian terdekat dengan domisili masing-masing.
"Saat ini, seleksi telah memasuki pelaksanaan tes kompetensi yang akan berlangsung dari tanggal 3 hingga 12 Mei 2026. Tes kompetensi tersebut dilaksanakan dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang bertempat pada 72 titik lokasi di seluruh Indonesia," ujar dia.
Menurut Zulhas, sistem CAT dipilih karena sudah menjadi mekanisme seleksi yang lazim dipakai dalam penerimaan aparatur sipil negara sehingga dinilai lebih terukur dan meminimalkan intervensi pihak luar.
Setelah tes kompetensi, peserta yang lolos masih harus menghadapi seleksi lanjutan berupa tes mental, mental ideologi, dan pemeriksaan kesehatan pada 20-31 Mei 2026. Hasil akhir dijadwalkan diumumkan pada 7 Juni 2026 sebelum peserta menjalani pelatihan dasar kemiliteran Komponen Cadangan (Komcad), pelatihan manajerial, dan pembekalan kompetensi bidang.
Dalam kesempatan itu, Zulhas juga menyoroti maraknya penipuan selama proses rekrutmen berlangsung. Ia menyebut terdapat oknum yang mengatasnamakan seleksi manajer Kopdes Merah Putih dengan menyebar tautan palsu hingga meminta sejumlah uang dengan janji kelulusan.
"Ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Kopdes Merah Putih, menyebar link palsu, membuat data pribadi terancam disalahgunakan, bahkan memungut biaya," ujarnya.
"Kalau ada yang minta uang, itu pasti penipuan, dan saya minta laporkan saja ke aparat hukum atau polisi," tegas Zulhas.
Ia menegaskan seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya sepeser pun dan tidak ada jalur titipan, orang dalam, maupun pihak yang bisa menjamin kelulusan. Menurut dia, satu-satunya portal resmi informasi seleksi hanya melalui laman phtc.panselnas.go.id.
"Tidak ada pungutan biaya apa pun. Tidak ada orang dalam. Tidak ada pihak yang dapat menjamin lulus," ujarnya.
Zulhas mengatakan Panitia Seleksi Nasional akan mengawal ketat seluruh proses pengadaan SDM agar tetap objektif, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Rekrutmen ini merupakan bagian dari percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih yang menjadi program prioritas pemerintah.
Para manajer nantinya disiapkan untuk mengelola pusat aktivitas ekonomi desa, mulai dari distribusi barang subsidi, penyerapan hasil panen masyarakat, hingga pengelolaan unit usaha koperasi.
(del/sfr)
Add
as a preferred source on Google

10 hours ago
5
















































