Ahli di Meksiko Ajak Anak Belajar Imunologi Lewat Kartu Tema Pokemon

3 hours ago 17

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang ahli di Meksiko menciptakan kartu-kartu bertema Pokemon untuk belajar sistem kekebalan tubuh. Kartu edukasi ini diharapkan dapat membuat proses belajar lebih menyenangkan.

Sistem kekebalan tubuh memainkan peran penting dalam melindungi manusia dari patogen dan ancaman lain seperti kanker. Namun, sistem kekebalan tubuh begitu kompleks dan terasa sulit dijelaskan terutama pada anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marion Brunck, ahli imunologi di National Autonomous University of Mexico, menciptakan kartu edukatif untuk mengajarkan pada anak-anak fungsi sistem kekebalan tubuh manusia. Kartu edukatif yang dibuat pun terbilang unik karena mengambil inspirasi dari kartu Pokemon.

"Saya mendapatkan ide ini ketika putra saya berusia enam tahun, dan dia sangat menyukai Pokemon. Saya berpikir tentang bagaimana saya dapat menggunakan acara itu sebagai analogi untuk berbagai jenis sel imun," kata Brunck seperti dilaporkan The Scientist.

Brunck menjelaskan dirinya memilih beberapa karakteristik dari setiap sel seperti bagaimana sel B menghasilkan antibodi yang mirip dengan bagaimana berbagai jenis Pokemon yang punya kemampuan berbeda.

Kemudian dia menggunakan AI untuk membuat gambar kartu-kartu tersebut. Versi pertama kartu hanya mencakup sel imun sehingga siswa hanya membandingkan berbagai fungsi sel.

Kini, lanjut dia, sang putra sudah agak besar sehingga kartu diperbaharui dengan memasukkan musuh berupa bakteri virus, atau sel kanker.

"Saya harus menggeneralisasi beberapa konsep untuk memasangkan satu sel imun secara luas dengan berbagai agen ini. Saya juga merujuk pada pematangan beberapa sel, seperti sel dendritik dari monosit, dengan membuat kartu-kartu tersebut berwarna sama, yang mirip dengan evolusi di Pokemon," jelas Brunck.

Meski dirinya adalah ahli imunologi, rupanya bukan hal mudah menuangkan pengetahuan soal sistem imun ke dalam kartu edukasi apalagi dengan audiens anak-anak.

Dia mengaku tidak bisa begitu saja memasukkan setiap detail karena pasti akan terlalu rumit buat anak usia 6 tahun. Untuk versi yang baru, Brunck mengatakan sudah menambahkan sedikit detail tapi memang masih banyak yang belum disertakan.

Kehadiran kartu edukasi buatan dirinya pun menuai respons positif dari anak-anak.

"Mereka sangat menyukainya! Dalam set aslinya, anak-anak sangat senang bertukar kartu. Awalnya, mereka ingin mencoba mencari tahu sel imun mana yang terbaik berdasarkan kemampuannya, tetapi pada akhirnya, mereka sepakat bahwa semua sel bekerja sebagai tim, yang sangat menyenangkan untuk disaksikan," katanya.

(els)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi