Apple Perluas Fitur Kesehatan di Apple Watch dan iPhone, Hadirkan Readiness hingga Health Age

6 hours ago 16

Apple memperluas fitur kesehatan di ekosistem perangkatnya melalui Apple Watch Series 12, Apple Watch Ultra 4, dan aplikasi Health yang mendapat perombakan di iOS 27. Fokus utama pembaruan ini adalah memberikan lebih banyak data mengenai kondisi tubuh sekaligus menerjemahkan informasi tersebut menjadi insight yang lebih mudah dipahami pengguna.

Dua smartwatch terbaru Apple kini menggunakan Health Sensing System yang membawa sensor jantung optik dan elektrik baru. Sistem tersebut memungkinkan pengukuran detak jantung dan heart rate variability (HRV) dengan frekuensi lebih tinggi. Apple juga memperkenalkan Readiness, sebuah skor harian yang mencoba menggambarkan seberapa siap tubuh menghadapi aktivitas berdasarkan data kesehatan, tidur, dan aktivitas terbaru.

Di iPhone dan iPad, aplikasi Health nantinya tidak hanya menjadi tempat menyimpan data kesehatan. Dengan bantuan Apple Intelligence, aplikasi ini akan mengolah data jangka panjang untuk memberikan insight mengenai kesehatan dan kebugaran. Meski terdengar lebih komprehensif, sebagian fitur baru tersebut belum tersedia saat peluncuran dan tahap awalnya masih terbatas pada bahasa serta wilayah tertentu.

Baca Juga: Apple Watch Ultra 4 Bawa Health Sensing System Baru hingga Siri AI

Health Sensing System dan Readiness Jadi Fokus

Health Sensing System pada Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 memungkinkan pengukuran detak jantung setiap lima detik sepanjang hari. Sementara itu, HRV dapat diukur hingga setiap lima menit atau 24 kali lebih sering dibanding sebelumnya. Data tersebut kemudian digunakan untuk memperbarui tampilan Vitals, termasuk Recovery HRV yang dibandingkan dengan baseline pribadi pengguna.

Apple juga memperkenalkan Readiness dengan skor 0–10 dan rekomendasi seperti Recover, Pace Yourself, Ready, atau Go For It. Algoritmanya mempertimbangkan aktivitas, vitals, dan sleep score, kemudian dapat berubah ketika data baru masuk. Apple menyebut sistem ini dikembangkan menggunakan data Apple Heart and Movement Study bersama ilmuwan olahraga dan dokter, tetapi skor tersebut tetap sebaiknya dipandang sebagai panduan kebugaran, bukan diagnosis kondisi kesehatan.

Health App Makin Banyak Mengandalkan AI

Perubahan besar lainnya hadir melalui aplikasi Health yang akan tersedia di iOS 27 dan iPadOS 27. Tab Insights dapat menampilkan rangkuman kondisi kesehatan sepanjang hari, sementara tab Longevity menggabungkan data dari iPhone, Apple Watch, AirPods, rekam medis klinis, serta perangkat pihak ketiga. Salah satu fitur barunya adalah Health Age yang membandingkan sejumlah metrik dengan usia aktual pengguna.

Apple juga menambahkan Movement Evaluations yang memanfaatkan kamera iPhone dan Apple Watch untuk menilai fleksibilitas, kekuatan, keseimbangan, mekanik gerakan, hingga VO2 max. Proses ini berjalan di perangkat tanpa merekam atau menyimpan video. Namun, fitur seperti pemeriksaan laboratorium melalui Health app untuk lebih dari 50 biomarker saat ini baru direncanakan untuk pengguna di Amerika Serikat.

Secara keseluruhan, strategi Apple mulai bergeser dari sekadar mengumpulkan data kesehatan menjadi menginterpretasikan data tersebut. Tantangannya adalah memastikan insight berbasis AI tetap akurat dan mudah dipahami, terutama karena data kesehatan sangat bergantung pada kualitas sensor, kebiasaan pengguna, dan konteks masing-masing individu.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi