Asus Andalkan Servis 5 Tahun Rebut Pasar Laptop Bisnis

5 hours ago 4

Selular.ID – Asus Indonesia memperkuat strategi bisnis di segmen laptop komersial dan Business-to-Business (B2B), dengan menonjolkan layanan purna jual, durabilitas perangkat, serta fleksibilitas kustomisasi yang diklaim lebih lengkap dibandingkan kompetitor.

Strategi tersebut diungkapkan Muhammad Firman, Head of Commercial Public Relations Asus Business Indonesia, di tengah persaingan pasar laptop bisnis yang semakin kompetitif di Indonesia sepanjang 2026.

Menurut Firman, Asus tidak hanya mengandalkan spesifikasi hardware atau perang harga untuk memenangkan pasar laptop bisnis.

Perusahaan justru fokus membangun diferensiasi melalui layanan menyeluruh yang dirancang untuk kebutuhan perusahaan dan institusi.

“Kalau cuma ngomongin spesifikasi dan harga, kompetitor juga bisa melakukan hal yang sama. Tetapi services yang kita tawarkan jauh lebih komprehensif, mulai dari onsite service sampai lima tahun, one day repair service, hingga teknisi yang bisa datang langsung untuk pick up service,” kata Firman, kepada Selular di sela-sela peluncuran Asus Expertbook Ultra, (08/05/26).

Asus menilai layanan purna jual menjadi faktor penting dalam segmen B2B karena perusahaan membutuhkan perangkat dengan tingkat keandalan tinggi serta dukungan teknis cepat untuk menjaga produktivitas operasional.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Berbeda dengan pasar consumer yang lebih banyak mempertimbangkan harga dan fitur hiburan, pelanggan bisnis umumnya memprioritaskan stabilitas perangkat, keamanan data, dan efisiensi dukungan teknis.

Selain layanan servis, Asus juga menyoroti aspek durability atau ketahanan perangkat sebagai nilai jual utama laptop bisnisnya.

Perusahaan mengklaim perangkat komersial Asus dirancang untuk penggunaan intensif dalam jangka panjang, termasuk untuk kebutuhan korporasi, pemerintahan, hingga institusi pendidikan.

Firman menjelaskan bahwa segmen B2B memiliki kebutuhan berbeda dibandingkan pengguna consumer maupun gaming.

Karena itu, Asus menghadirkan opsi kustomisasi perangkat yang lebih luas, baik dari sisi spesifikasi, konfigurasi keamanan, hingga layanan dukungan.

“Untuk segmen B2B, customizenya bisa jauh lebih lengkap dibandingkan seri consumer ataupun dari kompetitor,” ujarnya.

Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya Asus memperbesar pangsa pasar laptop bisnis di Indonesia.

Selama beberapa tahun terakhir, Asus dikenal kuat di pasar consumer dan gaming melalui lini Zenbook, Vivobook, serta Republic of Gamers (ROG).

Namun perusahaan kini mulai agresif memperluas penetrasi di sektor komersial melalui lini ExpertBook dan solusi bisnis lainnya.

Pasar laptop bisnis sendiri menjadi salah satu segmen yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan transformasi digital di berbagai sektor industri.

Tren kerja hybrid, digitalisasi administrasi, dan penggunaan teknologi berbasis cloud membuat perusahaan semakin bergantung pada perangkat komputasi yang stabil dan mudah dikelola.

Dalam konteks tersebut, layanan seperti onsite service menjadi nilai tambah penting. Model layanan ini memungkinkan teknisi datang langsung ke lokasi pelanggan untuk melakukan perbaikan tanpa harus membawa perangkat ke pusat servis.

Sementara one day repair service ditujukan untuk meminimalkan downtime perangkat agar aktivitas bisnis tetap berjalan.

Asus juga menyebut layanan pick up service sebagai bagian dari strategi memperkuat pengalaman pelanggan korporasi. Melalui layanan tersebut, perangkat dapat dijemput langsung oleh teknisi untuk proses pemeriksaan maupun perbaikan.

Di pasar Indonesia, persaingan laptop bisnis saat ini diisi sejumlah pemain besar seperti Lenovo ThinkPad, HP EliteBook, Dell Latitude, dan Acer TravelMate.

Masing-masing vendor tidak hanya bersaing di sisi performa perangkat, tetapi juga ekosistem layanan dan keamanan.

Asus melihat peluang pertumbuhan segmen komersial masih terbuka lebar, terutama karena kebutuhan perangkat kerja profesional terus meningkat di sektor swasta maupun pemerintahan.

Asus juga menilai pendekatan layanan jangka panjang dapat menjadi faktor pembeda di tengah kompetisi spesifikasi hardware yang semakin seragam.

Baca Juga:Tiga Monitor Gaming Terbaru Asus Usung Panel Fast IPS 4K

Fokus Asus pada layanan dan ketahanan perangkat menunjukkan perubahan strategi industri laptop bisnis yang kini tidak lagi hanya bertumpu pada performa, tetapi juga total pengalaman penggunaan dan efisiensi operasional bagi perusahaan.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi