Selular.ID – Seiring meningkatnya adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di sektor korporasi Indonesia, yang membutuhkan perangkat kerja dari mana saja, Asus rilis ExpertBook P5 G2.
Aldy Ramadiansyah, Product Marketing, ASUS Indonesia mengatakan ExpertBook P5 G2 PM5406, dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan produktivitas profesional hybrid serta pemimpin bisnis skala kecil dan menengah (SMB).
Dengan mengandalkan dukungan AI terintegrasi, tingkat ketahanan standar militer, dan sistem keamanan kelas enterprise.
“Perangkat ini tidak hanya mengandalkan pemrosesan data yang cepat, tetapi juga kepatuhan pada standar keamanan global dan daya tahan fisik jangka panjang,”ujar Aldy, di Jakarta, (23/07/26).
Dari sektor dapur pacu, Asus ExpertBook P5 G2 dibekali prosesor AMD Ryzen™ AI Seri 300 yang dibangun dengan arsitektur modern untuk mengakomodasi beban kerja berat.
Untuk varian ritel di Indonesia, laptop ini ditenagai AMD Ryzen™ AI 7 445 yang memiliki neural processing unit (NPU) berkinerja hingga 50 TOPS.
Sementara untuk kebutuhan proyek pengadaan korporasi, Asus menyediakan opsi hingga AMD Ryzen™ AI 9 HX 470 dengan NPU mencapai 55 TOPS.
Prosesor ini beroperasi pada daya Thermal Design Power (TDP) hingga 45 Watt dan didukung sistem pendingin Asus ExpertCool agar kinerja tetap stabil tanpa menimbulkan suara bising.
Guna mendukung skalabilitas jangka panjang, Asus merancang sistem perangkat keras yang mudah ditingkatkan. Pengguna dapat mengekspansi memori RAM DDR5 5600 MT/s hingga 64GB melalui dua slot SO-DIMM.
Sektor penyimpanan data juga fleksibel berkat ketersediaan dua slot SSD M.2 PCIe 4.0 yang mendukung kapasitas total hingga 3TB.
Fleksibilitas upgrade ini memberi nilai tambah bagi perusahaan dalam menekan total cost of ownership (TCO) karena tidak perlu mengganti unit baru saat kebutuhan kapasitas data meningkat di masa depan.
Dukungan Fitur AI dan Optimalisasi Kolaborasi
Sebagai laptop kategori Windows Copilot+ PC, ExpertBook P5 G2 mengintegrasikan platform AI mandiri bernama ASUS MyExpert.
Fitur ini berfungsi sebagai asisten digital harian yang dapat membantu penyusunan draf surat elektronik, penulisan dokumen, hingga merangkum hasil rapat secara otomatis.
Kehadiran NPU terdedikasi juga memungkinkan pemrosesan terjemahan bahasa secara real-time serta pencarian dokumen internal yang lebih cepat.
Pengalaman rapat virtual turut ditingkatkan lewat perpaduan kamera web beresolusi hingga 5MP yang dilengkapi fitur Asus AI Camera dan teknologi pembingkaian otomatis.
Untuk sektor audio, Asus menyematkan fitur AI noise-cancelling dua arah yang mampu menyaring suara bising di latar belakang.
Sehingga komunikasi saat panggilan video tetap jernih walau pengguna berada di lingkungan terbuka seperti bandara atau kedai kopi.
Kualitas Visual dan Ketahanan Fisik
Asus menyediakan dua varian layar 14 inci dengan rasio 16:10 untuk menyesuaikan kebutuhan spesifik pengguna.
Varian pertama mengusung panel IPS beresolusi 2,5K (2560×1600 piksel) dengan refresh rate 144Hz yang menyajikan pergerakan visual mulus.
Varian kedua menggunakan panel OLED beresolusi WUXGA (1920×1200 piksel) dengan cakupan warna 100% DCI-P3 yang cocok untuk pekerjaan analisis visual dengan akurasi warna tinggi.
Meskipun membawa spesifikasi teknis yang tinggi, laptop ini tetap mengedepankan portabilitas dengan bobot mulai dari 1,27 kilogram dan ketebalan mulai 10,4 milimeter.
Sasis perangkat telah mengantongi sertifikasi uji ketahanan standar militer AS (MIL-STD-810H) untuk memastikan daya tahan terhadap guncangan dan benturan fisik harian.
Mobilitas pengguna didukung baterai berkapasitas 70Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 22,5 jam untuk penggunaan aplikasi perkantoran standar, lengkap dengan pengisian daya cepat 90W yang sanggup mengisi 65 persen daya dalam 49 menit.
Keamanan Data Enterprise dan Purna Jual
Sektor keamanan menjadi aspek krusial yang diusung melalui ekosistem ASUS ExpertGuardian.
Laptop ini dikategorikan sebagai Windows 11 Secured-core PC dan menggunakan BIOS yang memenuhi standar NIST SP 800-155.
Asus memberikan jaminan dukungan pembaruan firmware secara berkala selama lima tahun untuk mengantisipasi potensi celah keamanan di masa mendatang.
Perlindungan fisik dan data diperkuat oleh modul TPM 2.0, pemindai sidik jari, serta pelindung fisik kamera (webcam shield).
Konektivitas yang disediakan terbilang lengkap tanpa memerlukan dongle tambahan, mencakup port USB4 Type-C, USB 3.2 Gen 2 Type-C, dua port USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1, hingga port LAN RJ45 dan modul nirkabel Wi-Fi 7.
Baca Juga:Asus Gebrak Pasar Monitor Gaming Lewat ROG Swift OLED Tandem RGB
Di pasar Indonesia, Asus ExpertBook P5 G2 dipasarkan dengan harga Rp19.799.000 untuk varian PM5406CKA dan Rp21.599.000 untuk varian PM5406CGA.


















































