Australia Berikan 2 Tambahan Suaka untuk Timnas Iran

9 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Australia memberikan dua tambahan suaka kepada timnas wanita Iran karena khawatir dengan keselamatan mereka saat kembali ke negara asal.

Sebelumnya pemerintah Australia memberikan suaka kepada lima pemain wanita Iran. Kelima pemain itu adalah Fatemeh Pasandideh, Zahra Ghanbari, Zahra Sarbali, Atefeh Ramazanzadeh, dan Mona Hamoudi.

Setelah itu, satu pemain lain dan satu ofisial timnas wanita Iran mendapatkan suaka lain dari Negeri Kanguru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya memberi mereka tawaran yang sama seperti yang saya berikan kepada lima pemain malam sebelumnya," kata Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke, dikutip dari Reuters.

"Jika mereka ingin menerima visa kemanusiaan untuk Australia, yang akan memiliki jalur menuju visa permanen, saya telah menyiapkan dokumen untuk segera memprosesnya," ucap Burke menambahkan.

Dalam pemberitaan itu disebutkan, para pejabat Australia menyebut sebagian besar anggota timnas wanita Iran terpisah di Bandara Sydney. Mereka diberitahu tentang pilihan sebelum terbang ke Iran.

"Yang kami pastikan adalah tidak terburu-buru, tidak ada tekanan. Semuanya tentang memastikan martabat bagi individu-individu tersebut untuk membuat pilihan," ujar Burke selama konferensi pers di Canberra.

Sejumlah anggota timnas Iran itu membicarakan pilihan dengan keluarga mereka, namun menolak tawaran tetap tinggal di Australia.

Australia mengkhawatirkan keselamatan para pemain dan juga anggota timnas Iran yang tampil di Piala Asia Wanita 2026 di Australia. Pasalnya, setelah menolak menyanyikan lagu kebangsaan saat melawan Korea Selatan. Setelah penolakan itu, televisi pemerintah Iran menyebut tim tersebut sebagai 'pengkhianat masa perang'.

[Gambas:Video CNN]

(sry/nva)

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi