Ayah Cari Anak yang Hilang Kontak 7 Bulan di Makassar, Laporannya Ditolak Polisi? Ferdinand Hutahaean: Itu Ngawur Namanya

6 hours ago 4
politikus PDIP, Ferdinand Hutahaean

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Perjuangan seorang ayah asal Provinsi Gorontalo yang datang jauh-jauh ke Makassar demi mencari anaknya yang hilang kontak selama sekitar tujuh bulan menyita perhatian publik.

Harapan untuk mendapatkan bantuan aparat kepolisian pun sempat pupus setelah laporan yang hendak ia sampaikan di Polsek Panakkukang disebut tidak diterima.

Penolakan itu disebut karena anak yang dicari sudah berstatus dewasa, berpendidikan sarjana, serta bukan termasuk orang berkebutuhan khusus.

Peristiwa ini pun menuai perhatian dari berbagai pihak, termasuk politikus PDIP, Ferdinand Hutahaean.

Polisi Keliru Menolak Laporan

Ferdinand menegaskan, langkah aparat kepolisian yang tidak menerima laporan tersebut sebagai tindakan yang keliru.

Menurutnya, laporan dari orang tua yang kehilangan kontak dengan anaknya seharusnya tetap diterima dan diproses.

“Saya pikir ini Kepolisian salah yah, tidak menerima laporan seperti itu,” ujar Ferdinand kepada fajar.co.id, Jumat (13/3/2026).

Ia juga menyinggung fakta bahwa sang ayah telah kehilangan komunikasi dengan anaknya dalam waktu yang cukup lama.

“Sudah kehilangan kontak cukup lama, tapi masih disuruh mencari dulu,” lanjutnya.

Menjadi Bagian dari Tugas Kepolisian

Kata Ferdinand, menerima laporan masyarakat dan menindaklanjutinya merupakan bagian dari tugas dasar kepolisian.

Karena itu, ia menilai penolakan laporan dalam situasi seperti ini tidak seharusnya terjadi.

“Sepertinya ini polisinya keliru yah. Seharusnya Polisi menerima laporan tersebut, menindaklanjuti, mencari informasi," imbuhnya.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi