Bank Mandiri Perluas Ekonomi Sirkular Lewat Mesin Daur Ulang Digital

8 hours ago 4

Selular.ID – Bank Mandiri memperkuat implementasi strategi keberlanjutan melalui program Reverse Vending Machine yang dijalankan bersama Plasticpay untuk mendorong ekonomi sirkular berbasis teknologi di Indonesia.

Program yang diumumkan di Jakarta pada 21 Mei 2026 tersebut mengintegrasikan pengelolaan sampah plastik dengan sistem insentif digital agar masyarakat dapat menukar botol plastik menjadi poin bernilai ekonomi.

Kolaborasi antara Bank Mandiri dan Plasticpay menjadi bagian dari pendekatan lintas sektor yang menghubungkan industri perbankan, teknologi, dan partisipasi masyarakat dalam agenda pengurangan limbah plastik nasional.

Dalam skema ini, masyarakat cukup memasukkan botol plastik ke mesin Reverse Vending Machine, lalu sistem secara otomatis mengonversi sampah plastik menjadi poin digital yang dapat dicairkan dalam bentuk rupiah.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, mengatakan program tersebut dirancang bukan sekadar sebagai fasilitas daur ulang, melainkan sebagai model ekonomi hijau yang memiliki nilai transaksi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, integrasi teknologi dan insentif ekonomi mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah secara lebih terukur.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

“Hingga April 2026, program ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis teknologi dan insentif ekonomi mampu membangun partisipasi masyarakat secara konsisten,” ujar Adhika dalam keterangan resminya.

Data Bank Mandiri menunjukkan satu unit mesin yang beroperasi di satu lokasi berhasil mengumpulkan 209,53 kilogram sampah plastik atau setara 11.205 botol hingga April 2026.

Dari jumlah tersebut, program mencatat kontribusi terhadap pengurangan jejak karbon sebesar 1.109.295 gram dan membantu menyelamatkan sekitar 177 meter persegi lahan dari potensi pencemaran lingkungan.

Selain dampak lingkungan, sistem insentif digital juga menjadi elemen utama dalam model ekonomi sirkular yang dikembangkan.

Sebanyak 627.486 poin telah didistribusikan kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam daur ulang plastik melalui mesin tersebut. Poin itu menjadi bentuk insentif langsung yang dapat dikonversi menjadi nilai ekonomi.

Bank Mandiri menjelaskan pihaknya berperan sebagai penyedia infrastruktur digital dan pengembangan ekosistem layanan, sementara Plasticpay mengoperasikan teknologi pengumpulan dan pengolahan sampah plastik.

Model kerja sama ini dirancang agar mudah direplikasi di lokasi lain sebagai bagian dari perluasan ekosistem keberlanjutan berbasis teknologi.

Reverse Vending Machine sendiri merupakan perangkat otomatis yang memungkinkan pengguna menyetorkan botol plastik bekas untuk diproses dalam sistem daur ulang digital.

Teknologi ini mulai banyak digunakan di berbagai negara untuk meningkatkan tingkat pengumpulan sampah plastik melalui pendekatan berbasis reward atau insentif pengguna.

Langkah Bank Mandiri memperlihatkan bagaimana institusi keuangan mulai mengambil peran lebih luas dalam pembangunan ekosistem sustainability berbasis digital. Perbankan tidak lagi hanya berfokus pada layanan transaksi finansial, tetapi juga menjadi bagian dari infrastruktur ekonomi hijau dan pengelolaan lingkungan.

Program tersebut juga selaras dengan sejumlah target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan nomor 11 tentang kota berkelanjutan, tujuan 12 terkait konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, tujuan 14 mengenai pengurangan pencemaran laut, serta tujuan 17 terkait kemitraan lintas sektor.

Adhika Vista menyebut pendekatan kolaboratif menjadi faktor penting dalam pengembangan ekonomi sirkular nasional.

Menurutnya, integrasi teknologi finansial dengan pengelolaan limbah memungkinkan dampak lingkungan dapat diukur secara lebih konkret sekaligus memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi teknologi pengelolaan sampah berbasis digital memang meningkat di Indonesia.

Selain didorong oleh agenda pengurangan emisi dan pencemaran plastik, pendekatan berbasis aplikasi dan insentif dinilai lebih efektif meningkatkan partisipasi masyarakat dibanding metode konvensional.

Bank Mandiri menyatakan akan terus memperluas implementasi program Reverse Vending Machine sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.

Perluasan tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi nasional yang lebih tangguh, terintegrasi, dan mendukung percepatan adopsi teknologi ramah lingkungan di tingkat masyarakat.

Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi UMKM di Inabuyer 2026

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi