BAZNAS dan LDK PWM Sulsel Gelar Pesantren Marjinal Jalan Cahaya, Tingkatkan Pembinaan Spiritual dan Pemberdayaan Masyarakat Rentan

5 hours ago 1
Pesantren Ramadan untuk kaum marjinal. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan resmi meluncurkan kegiatan Pesantren Marjinal Jalan Cahaya pada 7-8 Maret 2026.

Acara yang berlangsung di Mushalla Mappakabaji, Kampung Matoa, Makassar ini menargetkan kelompok masyarakat marjinal dan rentan, seperti anak jalanan dan pemulung, yang selama ini sulit mengakses pembinaan keagamaan formal.

Pesantren Marjinal untuk Menjangkau Masyarakat Akar Rumput

Ketua Panitia, Tauhid S.Ag., M.Pd, menyampaikan bahwa sebanyak 100 peserta mengikuti program ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara BAZNAS RI dan LDK PWM Sulsel bertujuan memberikan hak pembinaan spiritual kepada lapisan masyarakat yang selama ini terpinggirkan.

"Ini adalah bentuk kolaborasi nyata antara BAZNAS RI dan LDK PWM Sulsel. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di lapisan masyarakat marjinal juga mendapatkan hak mereka untuk dibina secara spiritual," katanya, di lokasi kegiatan.

Sementara itu, Ketua LDK PWM Sulsel, Prof. Dr. Nurhidayat M. Said, M.Ag, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus membina masyarakat rentan dengan pendekatan dakwah yang inklusif dan merangkul.

"Kami hadir untuk memastikan dakwah menyentuh mereka yang rentan, memberikan pemahaman agama yang inklusif dan merangkul," jelasnya.

Apresiasi dan Harapan dari BAZNAS Sulsel

Dr. dr. H. Muh. Khidri Alwi M.Kes., MA, Ketua BAZNAS Sulsel, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kegiatan ini. Menurutnya, banyak masyarakat akar rumput yang antusias mempelajari Islam dan memperbaiki bacaan Al-Qur'an namun terkendala akses.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi