Jakarta -
Pilates dikenal sebagai olahraga 'ringan' karena gerakannya yang cenderung lambat dan minim benturan. Hal ini membuat Pilates menjadi salah satu olahraga yang belakangan ini semakin populer, terutama di kalangan wanita.
Namun, yang menjadi pertanyaan utama adalah apakah pilates benar-benar efektif dalam menurunkan berat badan.
Terungkap bahwa pilates lebih sering dikaitkan dengan pembentukan otot, perbaikan postur, dan peningkatan fleksibilitas dibandingkan dengan penurunan berat badan.
Meski demikian, sejumlah penelitian dan pengalaman praktisi menunjukkan bahwa pilates tetap bisa menjadi bagian penting dalam proses penurunan berat badan asalkan dilakukan dengan cara yang tepat. Kombinasi dengan gaya hidup sehat juga turut menentukan hasil.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers in Physiology, pilates tetap mampu mengurangi berat badan serta persentase lemak tubuh pada orang dengan kelebihan berat badan alias obesitas.
Pilates sendiri bukan jenis olahraga yang membakar kalori dalam jumlah besar seperti lari atau HIIT. Namun, bila dilakukan rutin, pilates dapat memberikan efek penurunan berat badan yang terjadi secara bertahap lewat beberapa mekanisme dalam tubuh.
Olahraga ini kemudian memberikan sejumlah manfaat sebagai berikut.
1. Membantu Mengurangi Lemak Tubuh dan Indeks Massa Tubuh (BMI)
Meski tak membakar kalori dalam jumlah besar, pilates secara rutin tetap bisa mendukung upaya penurunan berat badan terutama jika disertai dengan gaya hidup sehat seperti pola makan seimbang. Meski hasilnya tak instan, perubahan yang terjadi cenderung stabil.
2. Meningkatkan Basal Metabolic Rate (BMR)
BMR merupakan jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh saat sedang beristirahat. Pilates bisa membuat tubuh lebih efisien dalam membakar energi bahkan ketika tidak sedang berolahraga.
3. Memperbaiki Komposisi Tubuh
Perubahan kemudian tidak hanya terlihat dari angka di timbangan, tetapi juga proporsi lemak dan otot yang menjadi seimbang. Lemak tubuh bisa berkurang tanpa perlu kehilangan masa otot yang justru penting untuk menjaga metabolisme.
Olahraga pilates kemudian kerap dianggap kurang efektif untuk upaya penurunan berat badan karena tak membakar terlalu banyak kalori. Namun, fokus pilates memang bukan membakar kalori, melainkan membangun kekuatan otot dan kontrol tubuh.
Otot yang lebih kuat kemudian akan membantu tubuh untuk membakar kalori secara lebih efisien dalam jangka panjang. Hal ini membuat pilates lebih cocok untuk penurunan berat badan yang berkelanjutan, bukan instan.
Pilates juga punya efek serupa dengan latihan kekuatan yang efektif dalam mengurangi lemak tubuh dan menjaga kesehatan jantung. Olahraga satu ini punya keunggulan dalam kombinasi gerakan dan pernapasan.
Kombinasi gerakan dan pernapasan yang tepat bisa memberikan rasa rileks pada tubuh hingga akhirnya mengurangi stres. Tingkat stres yang menurun kemudian mengurangi potensi makan berlebihan yang sering terjadi akibat stres.
Pilates kemudian termasuk sebagai olahraga yang fleksibel dan bisa dilakukan oleh berbagai kalangan dan di mana saja tanpa perlu alat khusus. Meski bukan jalan pintas untuk menurunkan berat badan, pilates bisa jadi pilihan olahraga aman bagi pemula.
(asw)
Loading ...

3 hours ago
6

















































