BGN Bekukan Operasional SPPG Setelah Video Joget Mitra Makan Bergizi Viral

7 hours ago 2
Potongan video yang kini viral.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan membekukan sementara operasional satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Hendrik, mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG), usai video jogetnya di dapur SPPG viral di media sosial.

Tindakan ini dilakukan setelah ditemukan pelanggaran serius yang melanggar pedoman teknis program pemerintah tersebut.

Pelaksanaan Program MBG dan Pelanggaran yang Ditemukan

Hendrik diketahui memiliki tujuh titik dapur SPPG, namun menurut Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati, baru satu dapur yang beroperasi.

"Katanya sih, dia dapat tujuh dapur ya. Tapi yang running baru satu. Yang lainnya belum running. Ini bukan bisnis ya. Ini adalah program pemerintah untuk mencerdaskan anak-anak. Bukan kemudian dilakukan seperti itu," jelas Nanik dalam video yang beredar dikutip Rabu (25/3/2026).

Lebih lanjut, BGN menemukan sejumlah pelanggaran yang menyebabkan pembekuan tersebut, di antaranya ketidaksesuaian pada layout dapur serta aktivitas di dapur yang dilakukan tanpa menggunakan alat pelindung diri.

"Alasan di-suspend, salah layout. Jadi kan ada juknis tuh, layout-nya, misalnya dapur harus seperti ini. Maksudnya harus seperti, kan ada juknisnya. Nah itu salah layout-nya," ujar Nanik.

Viralnya Video Joget dan Implikasinya bagi Program Pemerintah

Video Hendrik yang berjoget di dapur SPPG dengan caption "Alhamdullilah saya dapat Rp 6 juta per hari" sempat menjadi sorotan dan memicu perhatian publik.

Sementara itu, BGN menegaskan bahwa program MBG bukanlah ladang bisnis pribadi, melainkan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak melalui pemenuhan gizi yang tepat.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi