Selular.ID – Microsoft melalui ekosistem Xbox Series X dan Series S kembali menjadi sorotan setelah komunitas menemukan cara memanfaatkan Xbox Expansion Card sebagai SSD eksternal di PC.
Temuan ini mencuat pada April 2026 dan menunjukkan bahwa kartu ekspansi tersebut secara teknis dapat dikenali sebagai penyimpanan NVMe oleh sistem komputer.
Laporan dari Gizmochina mengungkap bahwa pengguna berhasil menghubungkan Xbox Expansion Card ke PC menggunakan adaptor khusus.
Setelah terhubung, perangkat dapat terbaca layaknya SSD NVMe standar, yang merupakan jenis penyimpanan berbasis PCIe dengan kecepatan tinggi yang umum digunakan pada komputer modern.
Secara desain, Xbox Expansion Card memang dikembangkan sebagai solusi penyimpanan tambahan berperforma tinggi untuk konsol Xbox generasi terbaru.
Microsoft menggandeng produsen seperti Seagate untuk menghadirkan kartu ekspansi dengan kecepatan yang disesuaikan dengan arsitektur Xbox Velocity Architecture, yang mengandalkan throughput data tinggi untuk mendukung loading game yang cepat.
Fakta bahwa perangkat ini dapat digunakan di PC menunjukkan bahwa secara hardware, Xbox Expansion Card menggunakan teknologi yang tidak jauh berbeda dengan SSD NVMe pada umumnya.
Namun, implementasi pada konsol Xbox dibatasi oleh sistem proprietary, baik dari sisi konektor maupun firmware, untuk memastikan kompatibilitas dan performa optimal dalam ekosistem tertutup.
Dalam pengujian yang dilakukan komunitas, penggunaan adaptor menjadi kunci agar kartu ekspansi dapat terhubung ke slot standar di PC.
Setelah itu, sistem operasi dapat mendeteksi perangkat sebagai drive penyimpanan baru, meskipun dalam beberapa kasus diperlukan konfigurasi tambahan seperti format ulang atau inisialisasi disk.
Meski demikian, pendekatan ini bukan tanpa keterbatasan. Xbox Expansion Card tidak dirancang secara resmi untuk penggunaan lintas platform, sehingga tidak ada jaminan kompatibilitas penuh di semua sistem PC.
Selain itu, aspek firmware dan kontrol akses tetap menjadi faktor pembatas, mengingat perangkat ini awalnya dibuat untuk bekerja secara eksklusif dengan konsol Xbox.
Dari sisi industri, temuan ini memperlihatkan bagaimana batas antara perangkat konsol dan PC semakin tipis, terutama dalam hal penggunaan komponen berbasis standar industri seperti NVMe dan PCIe.
Produsen konsol tetap membangun ekosistem tertutup untuk menjaga performa dan keamanan, namun secara teknis tetap mengandalkan teknologi yang serupa dengan perangkat komputasi umum.
Bagi Microsoft, penggunaan teknologi standar memberikan fleksibilitas dalam pengembangan hardware sekaligus menjaga efisiensi produksi.
Namun di sisi lain, perusahaan tetap mempertahankan kontrol melalui desain konektor dan sistem software agar pengalaman pengguna di konsol tetap konsisten.
Hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi dari Microsoft terkait penggunaan Xbox Expansion Card di luar ekosistem Xbox.
Temuan ini sepenuhnya berasal dari eksperimen komunitas dan belum didukung secara resmi oleh produsen.
Perkembangan ini menegaskan potensi interoperabilitas perangkat keras modern, sekaligus menunjukkan bagaimana komunitas pengguna terus mengeksplorasi batasan teknologi yang ada.
Baca Juga:Selain Game, Ini 5 Aplikasi Populer untuk Xbox
Dalam konteks yang lebih luas, fenomena ini mencerminkan evolusi perangkat gaming dan komputasi yang semakin berbasis pada standar teknologi yang sama, meski tetap dibatasi oleh strategi ekosistem masing-masing vendor.
















































