Jakarta -
Presenter senior Indy Barends blak-blakan mengakui bahwa mendidik anak Gen Z bukan perkara mudah.
Curhatan sang anak, Manuel, yang sempat viral beberapa waktu lalu justru membuka mata Indy tentang jurang perbedaan generasi yang nyata di rumahnya sendiri.
Indy menyampaikan bahwa pola asuh "gaya lama" ala boomer sudah tidak lagi efektif untuk anak-anak zaman sekarang. Ia menyadari bahwa cara komunikasi orang tua perlu ikut berubah.
"Gen Z itu nggak bisa di-treat sama dengan milenial. Mungkin anggapan anak sekarang nih, para Gen Z, teguran itu adalah kemarahan," ujar Indy di Trans TV, Rabu (25/2).
Indy mengakui salah satu kebiasaan orang tua yang kini terasa kurang relevan adalah membandingkan masa lalu dengan kondisi anak sekarang.
Menurutnya, Manuel paling tidak suka jika didudukkan lalu diceramahi dengan embel-embel perjuangan zaman dulu.
"Dia nggak suka dengan diceramahi, diceritain 'Kamu tahu nggak kamu dulu. Dulu tuh waktu Mama sekolah.' Kata dia ternyata nggak suka, dia pusing," ungkap Indy menirukan protes sang anak.
Pengakuan itu membuat Indy sadar bahwa pendekatan emosional dan panjang lebar justru tidak selalu efektif bagi Gen Z yang tumbuh di era digital serba cepat.
Dari pengalamannya, Indy menyimpulkan bahwa anak Gen Z lebih nyaman dengan komunikasi yang lugas dan tidak bernada tinggi.
"Mereka tuh senangnya kalimat yang pendek, nada yang biasa aja. Lo ngomong yang singkat saja, tapi lo baik-baik ngomong sama gue," tambahnya.
Perbedaan pola respons ini bahkan terasa kontras antara kedua anaknya. Rafa disebut lebih "tahan banting" terhadap nada tinggi sang ibu dibandingkan Manuel.
"Kalau ke Rafa dulu bisa gini, 'Rafa sudah mandi belum?!' Rafa langsung mandi. Kalau Manuel, nggak ternyata, nggak bisa digituin. Jadi buat dia, 'Kenapa sih lo harus ngomongnya marah?,'" cerita Indy.
Pengalaman Indy memperlihatkan bahwa pola asuh tidak bisa lagi disamaratakan antar generasi, bahkan antar anak dalam satu keluarga.
Ia menyebut mendidik anak zaman now sebagai PR besar karena terjadi pergeseran makna komunikasi antara orang tua dan anak.
Curhatannya menjadi refleksi banyak orang tua yang mungkin mengalami hal serupa, bukan lagi soal siapa yang benar atau salah, tetapi bagaimana menemukan cara bicara yang bisa diterima tanpa membuat anak merasa diserang.
Di era Gen Z, ternyata bukan cuma teknologi yang berubah cepat, tapi cara menegur pun harus ikut beradaptasi.
(ikh)
Loading ...

6 hours ago
2

















































