Demi Pariwisata, Pemerintah Mau Impor Alkohol, KH Cholil Nafis Langsung Angkat Bicara

2 hours ago 1
KH Cholil Nafis

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Wacana pemerintah membuka impor minuman beralkohol dari Amerika Serikat dengan alasan mendukung sektor pariwisata menuai pro dan kontra.

Kebijakan itu mencuat di tengah suasana Ramadan dan langsung memantik respons dari sejumlah tokoh.

Sorotan dari MUI

Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Muhammad Cholil Nafis, menjadi salah satu yang menyampaikan kritik secara terbuka. Ia mempertanyakan urgensi kebijakan tersebut.

“Ya Allah, mengapa harus yang haram yang diperbesar?,” ujar Cholil dikutip fajar.co.id, Kamis (26/2/2026).

Dikatakan Cholil, Indonesia memiliki banyak potensi wisata yang sejalan dengan karakter dan nilai bangsa tanpa harus memperluas impor minuman keras.

“Bukankah Indonesia banyak wisata yang sesuai dengan karakter bangsa,” lanjutnya.

Di bulan suci Ramadan, ia berharap setiap kebijakan negara tetap berpijak pada nilai moral dan spiritual yang menjadi dasar kehidupan berbangsa.

“Ramadan kariim agar Indonesia berkah yang sesuai dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Ia pun mengingatkan agar arah kebijakan publik tidak membuka ruang terhadap hal-hal yang dinilai bertentangan dengan ajaran agama.

“Ko’ malah memperbesar yang haram yang datangkan murka Allah,” tegasnya.

Penjelasan Pemerintah

Di sisi lain, pemerintah memberikan penjelasan terkait rencana tersebut. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyebut kebijakan itu merupakan bagian dari implementasi Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia–AS.

Kata Haryo, keberagaman produk menjadi salah satu faktor yang dapat menunjang daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi