Drone Rusia Serang Negara NATO! 2 Jet Tempur Dikerahkan Buat Cegat

4 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah drone Rusia menghantam gedung apartemen di negara anggota Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO), Rumania, pada Jumat (29/5) dini hari.

Rumania sampai mengerahkan dua jet tempur F-16 untuk menangani insiden yang melukai dua orang dan memicu kecaman keras dari negara-negara NATO lainnya ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada malam 28-29 Mei, Federasi Rusia kembali melancarkan serangan drone terhadap target sipil dan infrastruktur di Ukraina, dekat perbatasan sungai dengan Rumania," kata Kementerian Pertahanan Rumania.

"Salah satu drone tersebut memasuki wilayah udara Rumania, terlacak radar hingga bagian selatan kota Galati, lalu jatuh di atap gedung apartemen dan memicu kebakaran," lanjut pernyataan itu.

Dua jet tempur F-16 dikerahkan setelah drone terdeteksi memasuki wilayah udara Rumania.

Drone tersebut menghantam gedung apartemen di kota Galati, dekat perbatasan Ukraina, hingga memicu kebakaran.

Menurut pejabat setempat, serangan drone ini turut menyebabkan seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun dan seorang perempuan berusia 53 tahun mengalami luka serius hingga harus dirawat di rumah sakit.

Dikutip Reuters, di Ukraina, sirene serangan udara diumumkan secara nasional sepanjang malam untuk mengantisipasi serangan Rusia. Sedikitnya dua orang terluka akibat serangan di wilayah Zaporizhzhia, Ukraina selatan.

Rumania sampai memanggil duta besar Rusia, sementara Presiden Nicusor Dan menggelar rapat dewan pertahanan nasional untuk membahas insiden ini.

Dan bahkan menilai serangan drone Rusia ini sebagai insiden paling serius "yang memengaruhi wilayah nasional kami" sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 2022.

"Insiden ini merupakan eskalasi serius dan tidak bertanggung jawab dari Federasi Rusia," kata Kemhan Rumania.

Kemhan Rumania menambahkan bahwa Bukares telah "meminta langkah percepatan transfer kemampuan anti-drone ke Rumania."

Dikutip AFP, Rumania telah mencatat insiden pelanggaran terhadap wilayah udaranya puluhan kali sejak Rusia mulai menginvasi Ukraina.

Namun serangan kali ini menjadi pertama kalinya sebuah bangunan hunian terkena hantaman langsung.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan "perang agresi Rusia kembali melewati batas" melalui serangan tersebut.

"Kami berdiri dalam solidaritas penuh bersama Rumania dan rakyatnya," tulisnya di media sosial.

Von der Leyen berjanji Uni Eropa akan meningkatkan deterrence di perbatasan timur Uni Eropa dan "terus meningkatkan tekanan terhadap Rusia."

Sementara itu, NATO mengutuk "kecerobohan" Moskow dan menegaskan "solidaritas penuh" untuk Rumania.

"Perilaku sembrono Rusia adalah ancaman bagi kita semua," tulis Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di media sosial setelah berbicara dengan presiden Rumania.

"Saya menegaskan NATO siap mempertahankan setiap jengkal wilayah sekutu," ujarnya.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyebut serangan drone Rusia ini sebagai "tindakan yang tidak bertanggung jawab."

Sementara itu, Presiden Moldova Maia Sandu, yang negaranya berada di antara Rumania dan Ukraina serta juga berulang kali mengalami pelanggaran drone dan jatuhnya puing-puing di wilayahnya, mengatakan Rusia merupakan "bahaya bagi semua pihak."

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi