Esports Nations Cup Bakal Debut di Riyadh Tahun 2026 Ini

4 hours ago 1

Selular.ID – Esports Foundation (EF) resmi menetapkan 16 gim yang akan dipertandingkan dalam Esports Nations Cup 2026 (ENC), termasuk Mobile Legends: Bang Bang, PUBG: Battlegrounds, PUBG MOBILE, Honor of Kings, dan VALORANT.

Turnamen ini akan memulai debutnya di Riyadh, Arab Saudi, pada 2–29 November 2026, di mana Indonesia akan bersaing di antara lebih dari 100.000 pemain dari 100 negara untuk memperebutkan posisi mereka di panggung dunia.

“Judul-judul gim yang hadir di ENC 2026 tidak semata-mata disusun berdasarkan game yang paling populer, tetapi juga untuk menghadirkan jangkauan pemain seluas mungkin,” ujar Fabian Scheuermann, Chief Games Officer Esports Foundation.

Dengan memungkinkan negara dan wilayah untuk membentuk tim nasional, mengembangkan jalur pembinaan talenta, serta berkompetisi di panggung dunia, ENC menghadirkan kerangka yang jelas untuk memperluas partisipasi sekaligus memperkuat ekosistem esports di seluruh dunia.

Baca juga:

ENC didukung oleh komitmen pendanaan sebesar 45 juta dolar AS (Rp769 miliar), termasuk total hadiah sebesar 20 juta dolar AS (Rp342 miliar) yang akan diberikan langsung kepada pemain dan pelatih yang tersebar pada 16 judul gim.

Dengan skema pembagian yang setara bagi pemain dan pelatih untuk posisi akhir yang sama, di mana juara pertama akan menerima 50.000 dolar AS (Rp855 juta) untuk tiap pemain, diikuti dengan 30.000 dolar AS (Rp513 juta) untuk peringkat kedua, dan 15.000 dolar AS (Rp256 juta) untuk peringkat ketiga.

Persiapan Tim Indonesia

Untuk tim Indonesia sendiri, Manajer Tim Nasional untuk ENC 2026, Glorya Famiela Ralahalo, mengungkapkan bahwa mereka akan melakukan seleksi agar mendapatkan atlet dan pelatih yang berkualitas.

Selanjutnya, Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) akan menggelar pelatihan nasional (pelatnas) berbasis sport science, yang nanti akan dikelola secara profesional, modern, dan berkelanjutan.

“Jadi pilar kedua dari strategi kami adalah membangun program bootcamp atau pelatnas berbasis sport science, yang nanti akan dikelola secara profesional, modern, dan berkelanjutan,” kata Glorya dalam konferensi persnya Kamis (9/4/2026).

Di pelatnas ini, atlet tidak hanya dilatih soal teknikal gim saja, tetapi juga aspek lain seperti kebugaran fisik, pemulihan, mental health, evaluasi nutrisi, sampai pendampingan psikolog olahraga.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi