Fitur iOS 20 Izinkan Penggunaan Satu Nomor Telepon di Dua iPhone

4 hours ago 2

Selular.ID – Apple bersiap menghadirkan inovasi pembaruan sistem operasi iOS 20 yang memungkinkan pengguna memakai satu nomor telepon seluler secara bersamaan pada dua perangkat iPhone berbeda pada September 2026.

Menurut laporan GSMArena, pembaruan perangkat lunak ini memanfaatkan teknologi SIM ganda (dual-SIM) dan eSIM canggih yang terhubung melalui ekosistem komputasi awan iCloud.

Penyedia teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat, merancang fitur ini untuk mempermudah mobilitas pengguna yang mengoperasikan lebih dari satu unit ponsel cerdas untuk keperluan pekerjaan dan aktivitas pribadi.

Mekanisme sinkronisasi nirkabel tersebut memastikan panggilan suara, pesan singkat SMS, hingga pemberitahuan aplikasi pesan instan dapat diterima dan dikirim dari kedua perangkat iPhone secara real-time.

Tanpa perlu memindahkan kartu fisik atau melakukan proses pendaftaran ulang.

Integrasi satu identitas nomor seluler pada dua perangkat fisik ini mengandalkan protokol keamanan enkripsi end-to-end yang dikelola oleh Apple melalui id pengguna Apple Account.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Sistem secara otomatis mendeteksi aktivitas pengguna dan meneruskan sinyal komunikasi ke iPhone yang sedang aktif digunakan.

Sehingga jaringan seluler tetap terhubung tanpa memicu konflik sinyal pada infrastruktur operator telekomunikasi.

Mekanisme Kerja eSIM dan Sinkronisasi Ekosistem Apple
Pengembangan fitur pembaruan pada iOS 20 bertumpu pada arsitektur eSIM (embedded SIM).

Yaitu profil kartu SIM digital yang tertanam langsung pada papan induk perangkat tanpa memerlukan kartu plastik fisik.

Apple mengoptimalkan infrastruktur transmisi data eSIM untuk menduplikasi profil identitas pelanggan (International Mobile Subscriber Identity atau IMSI) secara aman ke perangkat iPhone sekunder yang terdaftar dalam satu akun keluarga atau akun pribadi yang sama.

Langkah ini memperluas fleksibilitas ekosistem peranti keras Apple yang sebelumnya telah menerapkan fitur Continuity untuk penerusan panggilan telepon dari iPhone ke iPad maupun komputer Mac.

Melalui arsitektur baru di iOS 20, iPhone sekunder dapat berfungsi secara mandiri dalam menerima dan melakukan panggilan seluler langsung, bahkan saat iPhone utama berada di lokasi berbeda atau dalam kondisi mati.

Dukungan teknis dari operator seluler menjadi faktor kunci dalam pengoperasian fitur ini di berbagai wilayah negara.

Operator jaringan seluler global perlu menyesuaikan sistem otentikasi jaringan (Home Location Register) guna mendukung pemrosesan alokasi sinyal ke dua kartu eSIM dengan satu nomor yang sama secara simultan.

Implikasi Bisnis dan Kesiapan Operator Telekomunikasi
Kehadiran fitur sinkronisasi nomor seluler di dua iPhone berpotensi mengubah lanskap pemanfaatan kartu SIM di industri telekomunikasi global.

Pengguna tidak lagi diwajibkan membeli paket data atau nomor seluler tambahan hanya untuk mengaktifkan ponsel cadangan.

Pada akhirnya meningkatkan efisiensi biaya operasional komunikasi bulanan bagi konsumen individual maupun korporasi.

Bagi penyedia jasa telekomunikasi, kebijakan baru ini mendorong percepatan migrasi massal dari kartu SIM fisik menuju teknologi eSIM yang lebih efisien dari sisi biaya distribusi.

Operator seluler di berbagai negara, termasuk di Asia Tenggara dan Indonesia, kini mulai menyiapkan infrastruktur server otentikasi jaringan guna memastikan keselarasan sistem dengan pembaruan perangkat lunak Apple tersebut.

Apple dijadwalkan meluncurkan pembaruan sistem operasi iOS 20 secara global bersamaan dengan pengenalan lini iPhone generasi terbaru pada kuartal ketiga tahun ini.

Baca Juga:Harga iPhone 15 hingga 17 Turun Harga Jelang Rilisnya iPhone 18 Series, Minat?

Pengguliran fitur penataan nomor ganda ini akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan regulasi teknis dan dukungan dari masing-masing operator seluler setempat.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi