Google Maps Hadirkan Navigasi 3D untuk Pengemudi

5 hours ago 4

Selular.id – Google menghadirkan pembaruan besar pada layanan navigasinya dengan memperkenalkan peta 3D di fitur petunjuk berkendara pada Google Maps.

Pembaruan ini menghadirkan tampilan navigasi yang lebih imersif, menampilkan bangunan, kontur jalan, hingga elemen lalu lintas secara lebih realistis untuk membantu pengguna memahami rute saat berkendara.

Melalui pembaruan ini, pengguna tidak lagi hanya melihat garis rute pada peta dua dimensi. Google Maps kini menampilkan lingkungan sekitar dalam bentuk visual tiga dimensi yang mencakup gedung, jembatan, dan detail jalan lainnya.

Dengan pendekatan ini, pengemudi diharapkan lebih mudah mengenali kondisi jalan dan menentukan jalur dengan lebih akurat, terutama di area perkotaan yang kompleks.

Google menyebut fitur ini sebagai bagian dari sistem navigasi baru bernama Immersive Navigation, yang merupakan peningkatan signifikan pada pengalaman berkendara menggunakan Google Maps dalam lebih dari satu dekade.

Teknologi ini juga memanfaatkan kecerdasan buatan Google, termasuk model AI Gemini, untuk menyajikan peta yang lebih kontekstual dan responsif terhadap kondisi perjalanan.

Dalam mode navigasi terbaru tersebut, tampilan peta akan memperlihatkan detail seperti jalur kendaraan, lampu lalu lintas, penanda jalan, hingga struktur bangunan di sekitar rute.

Google juga menambahkan fitur smart zoom yang secara otomatis menyesuaikan perspektif peta ketika pengemudi mendekati persimpangan atau belokan penting.

Pendekatan ini dirancang untuk mengurangi kebingungan saat harus mengambil keputusan cepat di jalan.

Selain itu, beberapa bangunan akan ditampilkan secara transparan sehingga pengguna dapat melihat jalan yang berada di baliknya. Hal ini berguna di kawasan padat dengan banyak gedung tinggi, di mana tampilan peta konvensional sering kali menutupi detail jalan.

Visualisasi yang lebih jelas tersebut juga membantu pengguna mempersiapkan perubahan jalur atau belokan yang berdekatan.

Pembaruan Google Maps ini juga menghadirkan kemampuan untuk melihat pratinjau rute sebelum perjalanan dimulai. Pengguna dapat melihat gambaran kondisi rute, termasuk potensi kemacetan, lokasi parkir, hingga akses masuk ke suatu bangunan melalui integrasi dengan data Street View. Dengan begitu, pengemudi dapat merencanakan perjalanan dengan lebih matang sebelum berangkat.

Teknologi peta 3D pada Google Maps sebenarnya telah dikembangkan selama beberapa tahun terakhir melalui fitur Immersive View yang menggabungkan citra udara, Street View, serta teknik pemodelan visual untuk menciptakan representasi lingkungan yang realistis.

Google menggunakan teknik fotogrametri dan pemrosesan citra untuk mengubah foto dua dimensi menjadi model tiga dimensi yang akurat.

Selain peningkatan visual, Google juga mengintegrasikan fitur berbasis AI bernama Ask Maps. Fitur ini memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan secara percakapan, misalnya meminta rekomendasi tempat atau rute tertentu, yang kemudian dijawab berdasarkan data lokasi, ulasan pengguna, serta informasi dari Google Maps.

Google mengatakan pembaruan ini mulai diluncurkan secara bertahap di Amerika Serikat untuk perangkat Android dan iOS. Fitur navigasi baru tersebut juga akan tersedia pada sistem kendaraan yang mendukung Android Auto maupun Apple CarPlay, dengan rencana ekspansi ke wilayah lain dalam beberapa bulan ke depan.

Dengan hadirnya peta 3D dalam navigasi berkendara, Google tampaknya ingin membawa pengalaman navigasi digital ke tahap yang lebih realistis. Penggabungan visual tiga dimensi dan kecerdasan buatan menunjukkan arah pengembangan peta digital yang semakin interaktif, sekaligus memperkuat posisi Google Maps di tengah persaingan layanan navigasi global.

Baca juga : Melacak Lokasi Seseorang Menggunakan HP via Google Maps

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi