Jakarta, CNN Indonesia --
Jakarta LavAni Livin Transmedia menaklukkan Jakarta Bhayangkara Presisi dalam final four Proliga 2026 di Solo, Kamis (9/4) malam.
Bhayangkara memulai pertandingan dengan mengesankan. Dua poin beruntun diraih tim asuhan Reidel Toiran itu. Usai itu LavAni bangkit dan kedudukan menjadi 3-3.
Pertarungan sengit pun terjadi. Kedua tim saling unjuk gigi, tetapi Bhayangkara terus memimpin. LavAni hanya bisa membayangi dengan selisih dua atau tiga poin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya pemain asing kedua tim, pemain lokal pun tampil sama apiknya. Smash-smash keras sama-sama tercipta. Blok-blok paten juga dipertontonkan.
Pada pengujung set pertama, Bhayangkara unggul 22-18. Dengan selisih empat poin ini, sang juara bertahan sepertinya akan mengakhiri gim pembuka ingin dengan kemenangan.
Rupanya LavAni tak mau menyerah begitu saja. Lewat permainan yang solid, tim binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut bisa menyamakan kedudukan 24-24.
LavAni bahkan berbalik unggul untuk pertama kalinya sepanjang set pertama dengan 25-24. Lantas tim asuhan David Lee tersebut meraih kemenangan 26-24.
Gim kedua tak kalah sengit. Kali ini LavAni memulai laga gim kedua dengan poin, meski setelah itu Bhayangkara balik memimpin dan imbang berturut-turut, dari 3-3 hingga 9-9.
Setelah itu LavAni mulai menjauh. Tiga poin beruntun dibukukan Dio Zulfikri dan kawan-kawan, 12-9. Kejar-kejaran poin pun tercipta, sehingga kedudukan imbang lagi, 14-14.
Dari titik ini LavAni melaju kencang. Kehadiran Gyoergy Grozer memberi dampak signifikan. Serangan dan blok pemain Jerman berdarah Hungaria ini terbilang matang.
Bhayangkara sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 21-20, tetapi setelah itu LavAni melaju tanpa henti. Set kedua pun bisa dimenangkan dengan kedudukan 25-21.
Tak ingin sang lawan main makin nyaman, Bhayangkara tancap gas di awal gim ketiga. Dengan pendekatan agresif ini, Bhayangkara sempat memimpin 6-1.
LavAni mencoba mengejar, tetapi Bhayangkara tampil garang. Selisih lima poin bisa dijaga Bhayangkara, 14-9. Dalam situasi ini pemain LavAni seperti kurang solid.
Walau mencoba mengejar, LavAni tetap tak berkutik. Set ketiga akhirnya dimiliki Bhayangkara dengan skor 25-19. Pertandingan pun dilanjutkan ke gim keempat.
Tak ingin memberi angin kepada Bhayangkara, LavAni mencoba menguasai permainan. Meski ketat dan saling mengimbangi hingga 7-7, LavAni tetap memimpin poin.
Bhayangkara akhirnya bisa memimpin untuk pertama kalinya pada set keempat dengan 11-10. Namun, sejurus kemudian LavAni balik memimpin lagi dan bisa menjaga jarak, 16-14.
Servis ice Grozer membuat LavAni makin memperlebar jarak. LavAni akhirnya meraih kemenangan gim keempat,skor 25-20. LavAni pun juara putaran pertama final four Proliga 2026.
(abs/nva)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
3














































