Jakarta, CNN Indonesia --
Beredar di media sosial deretan sepeda motor listrik yang disebut bakal digunakan sebagai alat operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejauh ini belum dapat dipastikan produk yang terpampang dalam video, namun dugaannya merek Emmo.
Dugaan itu mencuat melalui penampakan video deretan sepeda motor tersusun rapi di sebuah area menyerupai gudang. Motor tampak masih baru, terlihat dari plastik transparan yang membungkus sebagian bodi dan jok.
Rupa motor juga telah disesuaikan dengan identitas MBG melalui bodi berwarna biru muda serta embose logo Badan Gizi Nasional (BGN).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terdengar juga suara pria yang diduga perekam video. Ia menyebutkan motor-motor tersebut siap digunakan untuk wilayah Jawa Barat.
"Di sini ready, buat provinsi Jawa Barat doang," kata pria tersebut, dikutip Selasa (7/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari penampakannya, motor ini berjenis trail yang secara ukuran mirip dengan Honda CRF150 L maupun Kawasaki KLX 150. Ada kemungkinan motor itu adalah Emmo JVX GT.
Berdasarkan situs resmi, Emmo JVX GT b motor listrik bergaya petualang bertenaga hingga 7.000 W dan dirancang untuk segala medan, sedangkan klaim jarak tempuh 70 km. Kemampuan itu diperoleh daribaterai 72v 31Ah. Perusahaan juga mengklaim JVX GT mendukung fast charging dengan pengisian dari 30 persen sampai 80 persen dalam satu jam.
Terkait harga,Emmo JVX GT dijual dengan banderol Rp56,8 juta.
Tak hanya berjenis trail, dalam video lain juga terlihat deretan motor berjenis skutik yang nampaknya telah disesuaikan karakternya dengan identitas MBG, yaitu warna biru dan logo BGN. Kali ini motor tersebut telah dimuat di atas beberapa truk.
Sejauh ini belum dipastikan merek motor skutik yang dipamerkan tersebut.
Meski telah viral,Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengaku belum menerima informasi pasti terkait kabar tersebut, dan kini tengah ditelusuri kebenaran atas video itu
"Belum ada konfirmasi, harus kita cek kebenarannya," ujar Herman, melansir detik Selasa (7/4).
Kata Herman Pemprov Jabar belum menerima pemberitahuan resmi dari BGN mengenai rencana distribusi motor listrik. Maka, klaim dalam video belum dapat dipertanggungjawabkan secara resmi.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Bandung Ramzi juga belum menerima informasi resmi terkait hal tersebut.
"Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi kang terkait dengan motor listrik tersebut," ujar Ramzi.
Ramzi membenarkan telah melihat video yang beredar di media sosial soal motor-motor tersebut. Namun, Ramzi belum bisa memastikan kebenaran dari konten video itu."Kebetulan memang pernah lihat di medsos ya terkait dengan adanya yang meng-upload terkait motor listrik," kata Ramzi.
(ryh/mik)
Add
as a preferred source on Google

8 hours ago
2













































