Hindari, 6 Dekorasi Kamar Ini Justru Bikin Tidur Jadi Tak Nyenyak

5 hours ago 2

CNN Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 18:45 WIB

Ada sejumlah kesalahan dalam dekorasi kamar yang bisa bikin tidur tak nyenyak. Ketahui apa saja itu dan bagaimana solusinya di sini. Ilustrasi. Ada sejumlah kesalahan dalam dekorasi kamar yang bisa bikin tidur tak nyenyak. (iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Tidur yang nyenyak sangat penting untuk kebugaran tubuh. Namun, terkadang masalah tidur tak selalu hanya disebabkan oleh faktor kesehatan atau kebiasaan buruk sebelum tidur, seperti makan berat atau bermain ponsel.

Dekorasi kamar tidur juga bisa menjadi penyebab tak terlihat yang memengaruhi kualitas istirahat Anda. Misalnya, warna yang terlalu mencolok, pencahayaan yang salah, atau penataan ruangan yang kurang tepat, bisa membuat tidur menjadi tidak nyaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesalahan dekorasi kamar yang bikin tidur tak nyenyak

Untungnya, dengan beberapa penyesuaian dekorasi kamar tidur, Anda bisa menciptakan suasana yang lebih tenang dan kondusif untuk tidur.

Berikut ini daftar sejumlah kesalahan dalam dekorasi kamar tidur sekaligus solusinya dari para desainer interior:

1. Lampu di tengah kamar terlalu terang

Pencahayaan yang terlalu terang dari lampu pusat di plafon tengah kamar bisa terasa menyilaukan dan mengganggu suasana santai saat hendak tidur.

Jika tetap ingin menggunakan lampu di plafon, pilihlah lampu kecil yang terpasang di sudut agar cahaya menyebar ke dinding, bukan langsung ke ruangan.

"Alih-alih lampu utama di tengah, pertimbangkan lampu dinding samping tempat tidur yang dapat diredupkan dan mengarahkan cahaya ke bawah di bawah ketinggian mata agar cahaya tetap rendah dan dapat disesuaikan," ujar Paradis, seperti dilansir The Spruce.

2. Rak terbuka yang berantakan

Rak terbuka atau rak gantung yang menampilkan barang-barang, bisa membuat kamar terasa penuh dan mengganggu pikiran saat ingin beristirahat.

Anita Yokota, terapis sekaligus desainer interior, menjelaskan bahwa kekacauan yang terlihat akan meningkatkan beban kognitif dan membuat sistem saraf sulit rileks sepenuhnya.

"Aktivasi mental tingkat rendah tersebut mencegah sistem saraf sepenuhnya beralih ke mode istirahat parasimpatik," kata Yokota.

Solusinya, simpan barang-barang yang tidak diperlukan di ruang tidur dalam lemari tertutup atau kotak penyimpanan agar kamar tetap rapi dan pikiran lebih tenang.

3. Kekurangan cahaya alami

Meski perlu mengurangi cahaya pada malam hari, mendapatkan cahaya yang cukup pada siang hari juga tak kalah penting. Hal ini dibutuhkan untuk mengatur ritme sirkadian tubuh.

Yokota mengatakan, paparan cahaya siang hari mengatur waktu produksi kortisol dan melatonin.

"Tanpa itu, tubuh kesulitan membedakan 'siang' dari 'malam,' yang menyebabkan keterlambatan tidur dan istirahat yang lebih ringan," ucap Yokota.

Oleh karena itu, buka tirai jendela segera setelah bangun dan hindari menempatkan furnitur berat yang menghalangi cahaya masuk ke kamar.

4. Mengabaikan penataan tempat tidur

Tempat tidur sering dianggap sebagai benda terpisah dalam kamar, padahal penataan yang kurang tepat bisa membuat kamar terasa tidak terhubung dan tidak nyaman.

Desainer interior Alyssa Anselmo menyarankan agar tempat tidur dibuat terasa "berakar" di kamar.

"Rangka tempat tidur yang dibuat khusus atau tempat tidur built-in dengan meja samping membantu memperkuat [desain] dan menciptakan tampilan yang mulus dan kohesif," ujar Anselmo, seperti dikutip dari laman Martha Stewart.

5. Dinding aksen yang terlalu mencolok

Satu bagian dinding yang diberi warna mencolok sebagai aksen, memang sedang tren, tetapi sering kali justru membuat kamar terasa sempit dan tersegmen.

Jika ingin menambahkan warna dan karakter, lebih baik cat semua dinding dengan warna lembut dan seragam. Menurut Anselmo, cara ini menciptakan kesan ruangan yang lebih luas, harmonis, dan menenangkan.

6. Furnitur berlebihan

Terlalu banyak furnitur justru membuat kamar terasa sesak dan berantakan. Daniel Joseph Chenin, arsitek dan desainer interior, menyarankan agar kamar diperlakukan seperti galeri seni.

Gunakanlah sedikit perabotan agar memberi kesan ruang bisa "bernapas." Jadi, hindari lemari besar, kursi tambahan, atau meja samping yang terlalu memenuhi kamar.

Dengan menghindari sejumlah kesalahan dekorasi kamar tidur di atas, Anda bisa menciptakan ruang yang lebih nyaman dan kondusif untuk tidur nyenyak. Jadi, mulailah evaluasi dan tata ulang kamar Anda.

(rti)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi