Huawei Watch GT Runner 2: Jam Tangan Marathon Kolaborasi Eliud Kipchoge

8 hours ago 2

Selular.ID – Huawei mengumumkan kehadiran Huawei Watch GT Runner 2 di Indonesia pada 9 April 2026, smartwatch lari generasi terbaru yang dikembangkan bersama atlet maraton dunia Eliud Kipchoge dan tim lari profesional dsm-firmenich.

Perangkat wearable ini dirancang untuk menghadirkan akurasi tinggi, kecerdasan berbasis data, serta performa optimal bagi pelari dari level pemula hingga profesional.

Huawei menyebut pengembangan Huawei Watch GT Runner 2 menggabungkan pengalaman atlet elit dengan inovasi teknologi wearable.

Kolaborasi dengan Eliud Kipchoge, yang dikenal sebagai salah satu pelari maraton terbaik dunia, menjadi dasar pendekatan desain dan fitur perangkat, termasuk strategi latihan dan pengelolaan performa saat lomba.

Melalui kampanye “Now Is Your Run”, Huawei mendorong lebih banyak pengguna menjadikan lari sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Pendekatan ini selaras dengan tren global di mana aktivitas lari semakin populer sebagai olahraga yang mudah diakses sekaligus terukur melalui teknologi digital.

Huawei Watch GT Runner 2 mengandalkan sistem pemosisian berbasis 3D Floating Antenna Architecture yang diklaim meningkatkan akurasi GPS hingga 50 persen dibanding generasi sebelumnya.

Teknologi ini didukung algoritma XDR yang menjaga kestabilan sinyal di area menantang seperti terowongan, kawasan gedung tinggi, atau jalur pegunungan.

Data seperti rute, jarak, dan kecepatan direkam secara lebih presisi untuk membantu analisis performa latihan.

Selain itu, Huawei menyematkan sistem TruSense dengan dukungan pemrosesan NPU (Neural Processing Unit) dan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan akurasi pemantauan detak jantung hingga 98 persen.

Kombinasi ini memungkinkan pengguna memantau intensitas latihan, kondisi tubuh saat istirahat, hingga proses pemulihan secara lebih detail.

Fitur unggulan lainnya adalah Intelligent Marathon Mode yang berfungsi sebagai pelatih digital berbasis data.

Mode ini menghadirkan analisis performa maraton secara end-to-end, termasuk prediksi waktu finis, strategi kecepatan (pace), serta rekomendasi asupan energi selama lomba.

Sistem ini dirancang untuk membantu pelari merencanakan strategi sejak fase latihan hingga hari perlombaan.

Dalam pengembangannya, Huawei juga bekerja sama dengan Beijing Sport University untuk menghadirkan fitur pemantauan lactate threshold, yaitu indikator intensitas latihan berdasarkan kadar asam laktat dalam tubuh.

Fitur ini memungkinkan pengguna mengukur batas kemampuan latihan tanpa perangkat tambahan, cukup melalui smartwatch.

Perangkat ini juga mendukung perencanaan latihan yang terstruktur. Pengguna dapat memilih event lari melalui aplikasi, menetapkan target, dan mengikuti program latihan bertahap.

Sistem akan memantau kondisi tubuh dan memberikan rekomendasi penyesuaian, termasuk saran istirahat jika terdeteksi kelelahan atau potensi cedera.

Saat digunakan dalam sesi lari, smartwatch ini menyediakan panduan real-time melalui fitur Marathon Guidance, termasuk pengaturan pace dan pengingat pengisian energi (refuel reminder). Setelah sesi selesai, seluruh data dirangkum untuk evaluasi performa.

Dari sisi desain, Huawei Watch GT Runner 2 hadir dengan bobot 43,5 gram dan menggunakan material casing titanium yang ringan namun kuat.

Layar dilindungi Kunlun Glass yang dirancang tahan benturan, sementara strap berbahan tenun AirDry mendukung kenyamanan penggunaan dalam kondisi berkeringat.

Daya tahan baterai menjadi salah satu fokus utama perangkat ini. Huawei menyebut smartwatch ini mampu bertahan hingga 32 jam penggunaan GPS secara terus-menerus, atau setara dengan beberapa sesi maraton, serta hingga 14 hari untuk penggunaan harian ringan.

Fitur tambahan seperti NFC dan QR scan turut melengkapi kebutuhan aktivitas digital pengguna, dengan kompatibilitas lintas platform Android dan iOS.

Di sisi kesehatan, perangkat ini menyediakan pemantauan komprehensif termasuk elektrokardiogram (EKG), heart rate variability (HRV), serta pelacakan kualitas tidur.

Integrasi fitur-fitur ini mendukung pendekatan latihan yang lebih aman dan berbasis data, tidak hanya berfokus pada performa tetapi juga kondisi tubuh secara keseluruhan.

Huawei menyatakan Huawei Watch GT Runner 2 akan tersedia di Indonesia mulai 15 April 2026 dengan harga Rp5.499.000.

Perangkat ini dipasarkan melalui kanal online seperti Huawei Official Store serta berbagai platform e-commerce, dan juga tersedia di jaringan ritel resmi termasuk Huawei Authorized Experience Store dan mitra distribusi lainnya.

Kehadiran Huawei Watch GT Runner 2 mempertegas strategi Huawei dalam memperluas portofolio wearable berbasis kesehatan dan olahraga.

Integrasi teknologi GPS presisi tinggi, kecerdasan buatan, dan analisis performa menunjukkan arah pengembangan perangkat wearable yang semakin berfokus pada personalisasi dan pengukuran berbasis data.

Baca Juga: Smartwatch Diving 150 Meter Huawei WATCH Ultimate 2 Dijual Rp12 Jutaan

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi