Indonesia Jadi Kunci Ekspansi DFSK, TKDN Pabrik Cikande Tembus 40%

5 hours ago 1

Selular.ID – PT Sokonindo Automobile menegaskan Indonesia memiliki posisi strategis dalam peta bisnis global DFSK. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan fasilitas produksi DFSK di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, yang tidak hanya melayani pasar domestik, tetapi juga diproyeksikan sebagai salah satu pusat produksi dan transformasi bisnis perusahaan di kawasan Asia Tenggara.

Alexander Barus, Chief Executive Officer PT Sokonindo Automobile, mengatakan keputusan DFSK membangun pabrik di Indonesia didasarkan pada keyakinan bahwa pasar otomotif nasional memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang yang besar.

Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu negara dengan prospek industri otomotif yang terus berkembang seiring peningkatan kebutuhan mobilitas masyarakat serta dukungan pemerintah terhadap sektor manufaktur.

“Pasar Indonesia adalah pasar yang strategis. Karena itu DFSK membangun pabrik di Cikande. Indonesia menjadi motor pertumbuhan DFSK di masa depan,” ujar Alexander Barus, di Jakarta, (23/06/26).

Ia menjelaskan, sejak awal pembangunan fasilitas produksi di Cikande, DFSK mendapatkan dukungan dari pemerintah Indonesia.

Dukungan tersebut dinilai penting karena industri otomotif memiliki keterkaitan langsung dengan pengembangan industri manufaktur nasional, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kemampuan rantai pasok dalam negeri.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Alexander menambahkan, pabrik DFSK di Cikande juga diposisikan sebagai salah satu basis produksi perusahaan untuk mendukung ekspansi bisnis di kawasan Asia Tenggara. Langkah tersebut sejalan dengan strategi berbagai produsen otomotif global yang menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi regional karena didukung pasar domestik yang besar dan ekosistem industri yang terus berkembang.

Keberadaan fasilitas produksi lokal juga menjadi bagian dari upaya DFSK dalam meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

Menurut Alexander, hingga saat ini capaian TKDN produk yang diproduksi di pabrik Cikande telah mendekati dan bahkan memenuhi ketentuan di atas 40 persen untuk sejumlah model tertentu.

“Pabrik di Cikande saat ini sudah hampir memenuhi tarif TKDN di atas 40 persen,” kata Alexander.

Peningkatan TKDN menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan industri otomotif nasional.

Selain mendorong penggunaan komponen lokal, kebijakan tersebut juga membuka peluang bagi industri pendukung untuk tumbuh, mulai dari pemasok komponen, logistik, hingga pengembangan sumber daya manusia di sektor manufaktur.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia juga terus mendorong investasi industri otomotif melalui berbagai kebijakan yang mendukung pengembangan kendaraan berbasis teknologi baru, termasuk elektrifikasi.

Kondisi tersebut membuat Indonesia semakin menarik bagi produsen otomotif global yang ingin memperkuat basis produksinya di kawasan Asia Tenggara.

Bagi DFSK, investasi di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan kapasitas produksi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat daya saing di pasar regional.

Dengan populasi yang besar, pertumbuhan kelas menengah, serta kebutuhan kendaraan yang terus meningkat, Indonesia dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan di masa mendatang.

Selain melayani pasar domestik, fasilitas produksi di Cikande juga membuka peluang bagi DFSK untuk memperluas jaringan distribusi ke berbagai negara di kawasan.

Posisi geografis Indonesia yang strategis serta dukungan infrastruktur industri menjadi faktor yang mendukung langkah tersebut.

Komitmen DFSK terhadap Indonesia tercermin dari keberlanjutan investasi yang dilakukan sejak fasilitas produksi tersebut mulai beroperasi.

Perusahaan juga terus meningkatkan kemampuan produksi sekaligus memperluas penggunaan komponen lokal sebagai bagian dari kontribusi terhadap pengembangan industri otomotif nasional.

Pernyataan DFSK tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya dipandang sebagai pasar penjualan kendaraan, tetapi juga sebagai pusat produksi dan pengembangan bisnis yang memiliki peran penting dalam strategi perusahaan di Asia Tenggara.

Baca Juga:Insiden Tabrakan di Bekasi, Benarkah Mobil Listrik Rawan Mogok Saat Melintasi Rel Kereta Api?

Dengan peningkatan TKDN dan penguatan kapasitas manufaktur lokal, pabrik Cikande menjadi salah satu fondasi utama DFSK dalam mendukung pertumbuhan bisnisnya di kawasan.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi