Indosat Catat Trafik Data Naik 20% Saat Mudik 2026

3 hours ago 2

Selular.ID – Indosat Ooredoo Hutchison mencatat lonjakan trafik data lebih dari 20% selama periode mudik Lebaran 2026 dibandingkan tahun sebelumnya, seiring meningkatnya mobilitas jutaan pelanggan di berbagai jalur utama.

Peningkatan ini terjadi di tengah proyeksi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memperkirakan lonjakan trafik telekomunikasi nasional hingga 40% selama Ramadan dan Idulfitri 2026.

Indosat menyebutkan bahwa lonjakan trafik tertinggi berasal dari pergerakan pengguna dari Jakarta menuju Jawa Barat dengan kenaikan lebih dari 22%, serta menuju Jawa Tengah yang meningkat lebih dari 37%.

Pola ini mencerminkan tingginya kebutuhan konektivitas data di jalur mudik utama, terutama untuk layanan komunikasi dan hiburan digital.

Dalam keterangan resmi pada 25 Maret 2026, Indosat juga melaporkan peningkatan kualitas jaringan yang ditandai dengan penurunan downtime sekitar 20% selama periode Lebaran.

Downtime merujuk pada kondisi ketika layanan jaringan tidak tersedia atau mengalami gangguan, sehingga penurunannya menunjukkan peningkatan keandalan layanan.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, menyatakan bahwa periode mudik menjadi momen krusial untuk menguji ketangguhan jaringan.

Ia menegaskan bahwa kepercayaan pelanggan menjadi faktor utama yang mendorong perusahaan terus memperkuat kualitas layanan sebagai bagian dari transformasi menjadi AI-TechCo.

Selama periode mudik, Indosat mengandalkan pendekatan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mengelola jaringan.

Teknologi ini digunakan untuk memantau trafik secara real-time, yaitu pemantauan langsung tanpa jeda, serta memprediksi potensi kepadatan jaringan sebelum terjadi.

Dengan pendekatan ini, kapasitas jaringan dapat disesuaikan secara otomatis untuk menjaga stabilitas layanan.

Implementasi teknologi AI dilakukan di 77 jalur strategis yang mencakup 36 ruas tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api dengan total panjang sekitar 8.121 kilometer.

Selain itu, Indosat juga memantau 797 titik keramaian atau point of interest (POI), seperti rest area, stasiun, dan destinasi wisata, yang menjadi pusat aktivitas pengguna selama mudik.

Dari sisi operasional, Indosat menyiagakan lebih dari 2.500 engineer yang bertugas selama 24 jam di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga di seluruh Indonesia.

Tim ini bertanggung jawab memastikan kualitas jaringan tetap optimal di tengah lonjakan trafik yang signifikan.

Data internal Indosat menunjukkan bahwa selama mudik Lebaran 2026, aktivitas digital pelanggan didominasi oleh penggunaan layanan pesan instan, media sosial, dan video streaming.

Aplikasi seperti WhatsApp, YouTube, dan TikTok menjadi platform dengan peningkatan trafik tertinggi.

Indosat juga melakukan investasi infrastruktur untuk mendukung lonjakan tersebut. Perusahaan mencatat telah meningkatkan kapasitas di lebih dari 7.000 site serta membangun lebih dari 1.600 site baru sejak April 2025.

Selain itu, lebih dari 75 Mobile BTS (Base Transceiver Station) disiagakan di jalur mudik untuk memperkuat sinyal di lokasi dengan kepadatan tinggi.

Saat ini, jaringan Indosat didukung oleh sekitar 55.000 site aktif yang tersebar di lebih dari 420 kabupaten di Indonesia.

Infrastruktur ini menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas layanan, terutama saat terjadi lonjakan trafik musiman seperti mudik Lebaran.

Pendekatan AI-TechCo yang diadopsi Indosat memungkinkan sistem jaringan mengidentifikasi potensi lonjakan trafik hingga lebih dari 60% lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

Hal ini memberikan ruang bagi operator untuk melakukan penyesuaian kapasitas secara proaktif sebelum pengguna merasakan penurunan kualitas layanan.

Selain fokus pada performa jaringan, Indosat juga mencatat keberhasilan uji ketahanan jaringan melalui aktivitas livestream tanpa gangguan selama 11 jam di jalur mudik Jakarta–Yogyakarta yang sebelumnya meraih pengakuan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Uji ini menjadi bagian dari validasi kesiapan jaringan menghadapi beban trafik tinggi.

Indosat menyatakan bahwa peningkatan trafik selama Lebaran bukan hanya mencerminkan pertumbuhan penggunaan data, tetapi juga menunjukkan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan.

Perusahaan menegaskan akan terus melanjutkan investasi teknologi dan infrastruktur guna menjaga keandalan jaringan di berbagai kondisi penggunaan.

Baca Juga: Tips Hemat Baterai Hp Saat Mudik Lebaran

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi