Jakarta -
Aktris veteran asal India, Kajol akhirnya buka suara soal aturan terkenal yang selalu ia tetapkan selama terlibat dalam proyek film. Bintang Kuch Kuch Hota Hai itu menolak adanya adegan ciuman di depan kamera.
Mesk aturan itu sempat ia longgarkan untuk serial terbarunya belum lama ini, Kajol menegaskan bahwa aturan itu berakar dari kenyamanan pribadi dan nilai sebuah cerita.
Lewat sebuah wawancara bersama Times of India, Kajol mengaku bahwa ia selalu merasa canggung dengan gagasan menampilkan kemesraan fisik di depan kamera.
Sang aktris pun menyebut bahwa berakting adalah tentang menyampaikan emosi, tetapi ada garis tegas yang ia buat soal kontak fisik tertentu.
"Sejujurnya, saya selalu merasa tidak nyaman dengan hal itu (adegan ciuman). Itu bukan sesuatu yang saya nikmati atau saya rasa perlu dilakukan hanya demi menarik perhatian penonton," ungkap Kajol, dikutip Sabtu (25/4).
Selama hampir tiga dekade membangun karier akting, Kajol lebih memilih untuk membangun chemistry lewat tatapan mata dan dialog dibandingkan dengan kontak fisik yang eksplisit.
Ia juga memberikan klarifikasi bahwa alasan dirinya menolak adegan ciuman selama puluhan tahun adalah karena ia merasa banyak film yang menyisipkan adegan tersebut hanya sebagai pelengkap atau pemanas suasana, bukan karena kebutuhan narasi yang mendesak.
Namun pada proyek terbarunya yang bertajuk The Trial, Kajol akhirnya melonggarkan aturan tersebut. Bukan karena berubah pikiran, melainkan karena tuntutan karakter yang ia perankan.
Menurut Kajol, karakter Noyonika Sengupta yang ia lakoni membutuhkan adegan intim tersebut untuk menunjukkan kerentanan dan kompleksitas hubungannya dengan karakter lain.
"Jika sebuah adegan tidak memberikan nilai tambah pada pertumbuhan karakter atau jalan cerita, maka itu tidak perlu. Saya selalu mempertanyakan, 'Apakah ini benar-benar harus ada?'," tuturnya.
Meski sempat merasa gudup karena harus melakoni adegan intim, Kajol tetap berhasil membuktikan bahwa dirinya merupakan seorang aktris profesional. Ia bekerja sama dengan tim produksi untuk memastikan bahwa adegan tersebut berlangsung kondusif dan tertutup.
Kajol kemudian membuktikan bahwa akting tetap merupakan sebuah seni peran dengan batasan pribadi yang merupakan hak setiap aktor agar mereka tetap nyaman di tempat kerja.
(asw)
Loading ...

6 hours ago
2

















































