Selular.ID – Infinix Indonesia resmi memperkenalkan Infinix GT 50 Pro bersama lini GT Verse AIoT sebagai bagian dari strategi memperkuat ekosistem gaming, dengan fokus utama menjawab isu overheating yang kerap dialami pengguna saat bermain game mobile.
Peluncuran ini menempatkan teknologi Hydroflow Liquid Cooling Architecture sebagai inovasi inti yang dirancang untuk menjaga stabilitas suhu perangkat saat digunakan dalam performa tinggi.
M. Jordan, Product Marketing Manager Infinix Indonesia, menjelaskan bahwa pendekatan Hydroflow memungkinkan peningkatan efisiensi pendinginan dibandingkan metode konvensional seperti vapor chamber atau heatsink standar.
“Sistem ini dirancang untuk meminimalkan thermal throttling, kondisi di mana performa perangkat menurun akibat suhu yang terlalu tinggi,”ujar Jordan di Jakarta, (24/04/26).
Memasuki bagian inti inovasi, Hydroflow Liquid Cooling Architecture yang diusung Infinix GT 50 Pro merupakan sistem pendingin berbasis cairan yang dirancang untuk mempercepat distribusi panas dari komponen utama seperti chipset dan GPU ke area disipasi.
Teknologi ini bekerja dengan prinsip sirkulasi fluida dalam jalur tertutup untuk menjaga suhu tetap stabil, terutama saat perangkat menjalankan aplikasi berat atau game dengan grafis tinggi.
Langkah Infinix ini juga sejalan dengan dinamika industri smartphone global, di mana produsen mulai menempatkan manajemen suhu sebagai diferensiasi utama di segmen gaming.
Dengan meningkatnya kompleksitas game mobile, kebutuhan akan sistem pendingin yang efisien menjadi semakin krusial untuk menjaga performa tetap stabil dalam jangka panjang.
Baca Juga:Infinix GT 50 Pro Bakal Bawa Desain Baru dan Pendingin Canggih
Untuk harga, Inifinix GT 50 Pro varian 12+256GB dibandrol dengan harga Rp6.999.000 jutaan, sementara varian 12+512GB dibandrol dengan harga Rp7.999.000
Selain fokus pada pendinginan, Infinix juga memperkenalkan GT Verse AIoT sebagai bagian dari ekspansi ekosistem.
Produk-produk dalam lini ini dirancang untuk terintegrasi dengan smartphone GT 50 Pro, menciptakan pengalaman yang lebih seamless bagi pengguna, terutama dalam aktivitas gaming dan hiburan.
Integrasi ini mencerminkan tren industri yang semakin mengarah pada konektivitas lintas perangkat dalam satu platform,”tutur Jordan.



















































