Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku tidak memantau pemain berusia 28 hingga 36 dalam kompetisi sepak bola nasional.
Herdman mengaku lebih tertarik memantau bakat dan kualitas pemain di bawah 28 tahun. Menurut pelatih asal Inggris ini Indonesia punya banyak talenta yang bisa berkembang.
"Saya telah berada di sini selama empat bulan. Saya sekarang mempunyai banyak waktu untuk melihat langsung para pemain muda, dan realitanya memang demikian [pemain muda berbakat]."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak memantau pemain berusia 28 hingga 36 tahun, meski mereka menawarkan sesuatu yang menarik. Saya begitu tertarik dengan talenta muda ini," ucapnya dilansir dari Antara.
Salah satu pemain muda yang menarik perhatian perhatian Herdman adalah Dony Tri Pamungkas. Oleh karena itu Herdman memberi menit main kepada Dony di Timnas Indonesia.
"Kami merasa bahwa sangat penting bagi para pemain muda untuk memperoleh banyak pengalaman karena mereka masih punya peluang besar untuk aboard [bermain ke luar negeri]."
"Saya rasa sebagai [pelatih] Indonesia memerlukan talenta lokal untuk menembus batasan hingga bisa bermain di liga terbaik dunia," ucap mantan pelatih Kanada tersebut.
Dalam kacamata Herdman, pemain Indonesia perlu berani mencoba diri bermain di luar negeri. Dengan berkarier di luar negeri, kemampuan akan terasah dan mentalitas diuji.
Salah satu talenta muda yang dianggap Herdman perlu diapresiasi adalah Marselino Ferdinan. Saat ini Marselino merantau sendirian di Slovakia karena dipinjamkan Oxford United.
"Kita sudah semakin dekat dengan talenta berbakat semacam Marselino [Ferdinan], tapi kita masih memerlukan banyak lagi talenta untuk bisa menembus batasan tersebut," kata Herdman.
(abs/nva)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
2
















































