Jakarta -
Hotel pada umumnya menyediakan seprai hingga sarung bantal berwarna putih. Ternyata, ada alasan mendasar di balik pemilihan warna seprai di hotel.
Salah satu alasan sederhananya, warna putih diyakini dapat memberikan kesan bersih. Seprai berwarna putih menjadi salah satu cara hotel untuk menunjukkan bahwa tempat mereka bebas dari kotoran karena noda sedikit pun akan terlihat jelas pada alas kasur berwarna putih.
"Seprai putih yang bersih mengingatkan tamu betapa bersihnya hotel tersebut," kata manajer hotel Delane McCoy kepada Travel + Leisure.
"Tempat tidur hotel adalah titik fokus dari setiap kamar tamu, dan semua perhatian tertuju ke sana. Tempat tidur dengan seprai putih yang bersih, segar, dan rapi memberikan ketenangan pikiran kepada tamu bahwa seluruh ruangan bersih dan higienis," tambahnya.
Seprai putih juga bisa memudahkan petugas kebersihan untuk melihat kotoran dan memastikan tidak ada yang terlewat saat pergantian kamar.
Selain itu, seprai putih yang dicuci dengan detergen dan pemutih khusus akan kembali terlihat seperti baru. Setelah dicuci, seprai siap dipasang di tempat tidur tamu tanpa perlu khawatir warnanya akan memudar.
Alasan berikutnya berkaitan dengan estetika. Seprai putih dianggap netral dan timeless. Pihak hotel menilai seprai putih lebih cocok dengan berbagai jenis dekorasi kamar. Seprai putih akan serasi dengan warna cat dinding atau warna gorden apa pun.
Menariknya, tren seprai putih ini mulai populer sejak 1990-an ketika banyak hotel mewah memperkenalkan konsep Heavenly Bed, yaitu tempat tidur super nyaman dengan dominasi warna putih. Konsep ini kemudian diikuti oleh banyak hotel lain karena terbukti meningkatkan kepuasan tamu.
Dengan berbagai alasan, mulai dari kebersihan, kemudahan perawatan, efisiensi operasional, hingga faktor psikologis, tidak heran jika seprai putih menjadi pilihan utama di industri perhotelan di seluruh dunia.
(KHS/fik)
Loading ...

2 hours ago
3










































