MacBook Neo Bikin Apple Panen, Pendapatan Bisnis Mac Meledak 29 Persen

9 hours ago 7

Selular.ID – MacBook Neo menjadi salah satu produk yang mendorong kinerja bisnis komputer Apple pada kuartal III (Q3) tahun fiskal 2026. Laptop terjangkau tersebut disebut berhasil membantu Apple mencatat rekor pendapatan dari lini Mac.

Dalam laporan keuangan terbarunya, Apple membukukan pendapatan dari bisnis Mac sebesar US$10,35 miliar atau sekitar Rp169 triliun pada Q3 2026. Angka ini meningkat sekitar 29 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dan menjadi rekor baru bagi bisnis Mac perusahaan.

MacBook Neo yang hadir sebagai laptop paling terjangkau Apple disebut menjadi salah satu faktor penting di balik pencapaian tersebut. Perangkat ini menyasar konsumen yang menginginkan pengalaman menggunakan macOS dengan harga lebih rendah dibandingkan lini MacBook Air maupun MacBook Pro.

Kesuksesan MacBook Neo juga menunjukkan bahwa strategi Apple memasuki segmen laptop dengan harga lebih terjangkau mulai membuahkan hasil. Produk tersebut diluncurkan dengan harga awal US$599, meski Apple kemudian menaikkan harganya sebesar US$100 di tengah meningkatnya biaya komponen memori.

Meski mengalami kenaikan harga, permintaan terhadap MacBook Neo tetap kuat. Produk tersebut bahkan disebut menjadi kontributor pendapatan terbesar dalam lini Mac Apple pada kuartal tersebut.

Kinerja ini menjadi semakin menarik karena Apple menghadapi tekanan pasokan komponen memori. Meningkatnya permintaan memori dari industri kecerdasan buatan (AI) telah memperketat pasokan dan mendorong kenaikan harga komponen.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Apple sebelumnya juga telah memperingatkan bahwa kendala pasokan komponen akan semakin terasa pada kuartal berikutnya. Kondisi ini berpotensi memberikan tekanan terhadap produksi berbagai produk perusahaan, termasuk Mac.

Di tengah situasi tersebut, MacBook Neo tetap menunjukkan performa bisnis yang kuat. Keberhasilannya memperluas pasar Mac ke segmen harga yang lebih rendah juga berpotensi memberikan tekanan baru bagi produsen laptop Windows dan Chromebook.

MacBook Neo sendiri menggunakan chip A18 Pro yang telah melalui proses chip binning, dengan konfigurasi GPU yang disesuaikan untuk perangkat tersebut. Strategi penggunaan chip yang berasal dari lini iPhone ini menjadi salah satu cara Apple menekan biaya produksi sekaligus menawarkan harga yang lebih kompetitif.

Dengan pertumbuhan pendapatan Mac mencapai 29 persen, lini komputer Apple kini kembali menunjukkan momentum positif. MacBook Neo pun berpotensi menjadi produk strategis bagi Apple untuk memperluas basis pengguna Mac, terutama di pasar laptop entry-level dan pendidikan.

Namun, tantangan berikutnya adalah menjaga ketersediaan produk. Jika kendala pasokan chip dan memori terus berlanjut, Apple harus memastikan permintaan tinggi terhadap MacBook Neo tidak justru terganggu oleh keterbatasan produksi.

Baca juga: Apple Jual MacBook Neo Refurbished dengan Harga Lebih Terjangkau

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi