Selular.ID – Di tengah isu kelangkaan Dynamic Random Access Memory (DRAM) yang membayangi industri teknologi global, Motorola Indonesia memberikan pernyataan sikap terkait ketahanan rantai pasok mereka.
Perusahaan menegaskan bahwa hingga saat ini, operasional dan ketersediaan perangkat Motorola tidak terganggu secara signifikan oleh fenomena tersebut.
Bagus Prasetyo, Country Managing Director Motorola Indonesia, mengakui bahwa tantangan terkait kelangkaan komponen dan volatilitas harga adalah realitas yang saat ini harus dihadapi oleh setiap brand ponsel pintar di pasar Indonesia.
“Motorola melihat permasalahan yang ada terkait kelangkaan RAM dan masalah harga sebagai tantangan nyata di pasar, yang dihadapi oleh setiap brand di Indonesia,” ujar Bagus dalam pernyataannya.
Baca juga : 5 Perubahan Spek Motorola Edge 70 Fusion Ketimbang Pendahulunya
Meski demikian, Bagus menekankan bahwa Motorola memiliki keunggulan kompetitif dalam mengamankan suplai komponen berkat posisinya di bawah naungan grup Lenovo.
Integrasi dengan ekosistem grup yang besar memungkinkan Motorola memiliki ketahanan rantai pasok yang lebih stabil dibandingkan kompetitor yang tidak memiliki dukungan manufaktur serupa.
“Motorola adalah bagian dari Lenovo, kami memiliki support yang sangat kuat, luar biasa kuat. Karena suplai kami berasal dari satu grup yang besar, dengan basis kami di sektor IT dan manufaktur, sejauh ini kami belum merasakan dampak langsung dari pengurangan suplai tersebut,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bagus tidak menampik bahwa tekanan harga di industri komponen dapat memicu dinamika baru di pasar. Ia memprediksi bahwa penyesuaian harga di tingkat konsumen mungkin tidak terhindarkan di masa mendatang sebagai dampak dari kondisi ekonomi makro industri.
“Kami tidak menampik bahwa penyesuaian harga bakal dilakukan, dan pastinya industri yang lain akan mengikuti langkah tersebut,” pungkas Bagus.
Pernyataan ini memberikan sinyal bahwa meski Motorola masih mampu menjaga stabilitas suplai saat ini, perusahaan tetap memantau perkembangan harga komponen secara ketat untuk menyesuaikan strategi pasar mereka ke depan.
Baca juga : Mengenal Motorola Signature, Yang Dijual Lebih Murah Ketimbang Global


















































