Musikal MAR Comeback, Lagu Ismail Marzuki Siap Hidup Lagi di Panggung

2 hours ago 1

Jakarta -

Pertunjukan Musikal MAR kembali hadir di Ciputra Artpreneur. Setelah sempat menuai banyak pujian pada 2025 lalu, musikal produksi ArtSwara ini kembali membawa penonton masuk ke kisah cinta yang dibalut sejarah dan lagu-lagu legendaris karya Ismail Marzuki.

Tapi yang membuat MAR terasa menarik bukan cuma karena musiknya. Pertunjukan ini berhasil menghidupkan suasana emosional lewat cerita sederhana tentang cinta, pengorbanan, dan perjuangan di masa perang.

Musikal ini mengambil latar peristiwa bersejarah Bandung Lautan Api. Di tengah situasi penuh kekacauan saat itu, penonton diajak mengikuti hubungan antara seorang prajurit bernama Mar dan sukarelawati bernama Aryati.

Cerita dibuka lewat percakapan Nin Aryati di masa tua dengan cucunya, Mara. Dari sana, kisah perlahan bergerak lewat kilas balik menuju masa lalu yang penuh konflik dan perasaan hangat.


Selama hampir tiga jam, penonton disuguhi perpaduan drama dan musik yang terasa emosional tanpa berlebihan. Lagu-lagu karya Ismail Marzuki yang sudah dikenal lintas generasi justru terasa hidup kembali saat dipadukan dengan adegan panggung dan koreografi.

Tim produksi mengaku salah satu tantangan terbesar adalah membuat generasi muda tertarik dengan lagu-lagu lama dan sejarah Indonesia.

"Ternyata dengan balutan musikal MAR ini, ditambah dengan karya dari Ismail Marzuki, akhirnya generasi yang muda waktu itu bilang mereka terpukau. Itu tantangan tahun lalu, tahun ini juga sama," ujar tim yang terlibat dalam produksi musikal MAR.

Mereka juga berharap pertunjukan ini bisa membuat anak muda lebih mengenal sejarah bangsa lewat cara yang lebih ringan dan menyenangkan.

"Anak-anak muda sekarang saya rasa harus mengerti tentang sejarah. Lagu-lagu, terutama lagu dari Ismail Marzuki," lanjut mereka.

Salah satu kekuatan terbesar musikal ini ada pada kualitas para pemainnya. Gabriel Harvianto kembali memerankan tokoh Mar dengan penampilan yang emosional dan kuat. Chemistry-nya bersama Galabby Thahira sebagai Aryati juga terasa natural di atas panggung.

Gabriel sendiri memang bukan nama baru di dunia teater musikal Indonesia. Ia sudah aktif sejak tampil di Laskar Pelangi pada 2010 dan kini dikenal sebagai salah satu vocal director di industri musikal Tanah Air.

Selain pemain lama, produksi tahun ini juga menghadirkan sejumlah wajah baru seperti Tanta Ginting, Teza Sumendra, Devina Karsyasasmita, Putri Indam Kamila, dan Renno Krisna.

Kehadiran mereka memberi warna baru sekaligus membuat pertunjukan terasa lebih segar dibanding tahun sebelumnya.

Musikal MAR juga menjadi bukti kalau karya klasik masih bisa terasa relevan untuk penonton masa kini. Lagu-lagu lawas yang mungkin dulu hanya dikenal sebagai musik nostalgia, kini berubah menjadi bagian penting dari cerita yang emosional dan menyentuh.

Tidak heran kalau musikal ini sebelumnya berhasil membawa pulang penghargaan Album Musikal Terbaik dan Aransemen Vokal Terbaik di ajang AMI Awards.

Buat penonton yang suka pertunjukan musikal dengan cerita hangat, visual panggung megah, dan sentuhan sejarah Indonesia, MAR jadi salah satu tontonan yang layak dicoba tahun ini.

Pertunjukan Musikal MAR digelar pada 15-17 Mei 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta.

(yoa/yoa)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi