CNN Indonesia
Minggu, 22 Mar 2026 08:00 WIB
Ilustrasi. Puasa Syawal sudah bisa dilaksanakan mulai 2 Syawal. Berikut bacaan niat puasa Syawal sebelum mulai mengerjakannya. (iStockphoto/Drazen Zigic)
Jakarta, CNN Indonesia --
Puasa Syawal merupakan puasa sunah selama enam hari yang dikerjakan setelah Hari Raya Idul Fitri. Puasa ini sudah bisa dilaksanakan mulai 2 Syawal. Bagaimana niat puasa Syawal?
Puasa Syawal bisa dilakukan secara berurutan pada 2-7 Syawal. Namun, umat Islam juga bisa mengerjakannya tidak berurutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anjuran puasa sunah Syawal selama 6 hari tertuang dalam sebuah hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:
"Sungguh Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diiringi dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR Muslim no 1164)
Untuk puasa Syawal 2026 yang dilakukan secara berurutan, waktu pelaksanaannya masih menunggu hasil sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1447 H pada Kamis, 19 Maret 2026. Sementara PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Bacaan niat puasa Syawal
Mengamalkan niat puasa Syawal dengan benar tidak hanya menunjukkan ketaatan seorang Muslim dalam mengikuti sunah Rasulullah, tetapi juga menjadi bukti kecintaan kepada Allah SWT.
Niat puasa Syawal dapat dilafalkan di malam hari atau sejak Subuh. Yang tak kalah penting adalah menjaga niat tersebut karena Allah Ta'ala di dalam hati.
Melansir NU Online, berikut ini lafal niat puasa Syawal yang bisa diamalkan lengkap dengan bahasa Arab, Latin, dan artinya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwali lillahi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah."
Dilansir dari NU Online, puasa Syawal merupakan puasa sunnah untuk umat Islam yang tidak memiliki utang atau tanggungan puasa di bulan Ramadhan atau puasa wajib lainnya.
Sementara untuk mereka yang masih memiliki tanggungan puasa karena sakit, musafir, atau lainnya maka hukum puasa Syawal menjadi makruh.
Puasa Syawal juga dapat berubah menjadi haram jika dilakukan oleh mereka yang tidak berpuasa di bulan Ramadhan atau puasa wajib lainnya karena uzur atau kesengajaan.
Oleh sebab itu, kita perlu menyempurnakan ibadah wajib terlebih dahulu, kemudian menjalankan ibadah sunnah puasa Syawal.
Terdapat beberapa keutamaan mengerjakan puasa Syawal, di antaranya adalah sebagai penyempurna puasa Ramadhan, sebagai tanda syukur kepada Allah, dan salah satu bentuk dari semangat beribadah yang tidak terputus setelah Ramadhan.
Itulah bacaan niat puasa Syawal dilengkapi dengan Arab, latin, dan artinya. Semoga membantu.
(pua/fef)
Add
as a preferred source on Google

9 hours ago
4

















































