OpenAI Dikabarkan Garap Smartphone AI dengan Chip Khusus

1 hour ago 2

Selular.ID – OpenAI dilaporkan tengah mengembangkan perangkat smartphone berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan chipset khusus, menurut analis industri Ming-Chi Kuo.

Informasi ini mengindikasikan langkah OpenAI untuk memperluas ekosistemnya dari perangkat lunak ke perangkat keras, dengan fokus pada integrasi AI yang lebih dalam di level perangkat.

Dalam laporan tersebut, Kuo menyebut bahwa OpenAI tidak hanya mengeksplorasi pengembangan perangkat, tetapi juga mempertimbangkan penggunaan chipset kustom yang dirancang khusus untuk kebutuhan pemrosesan AI.

Pendekatan ini dinilai penting untuk mengoptimalkan kinerja model AI secara langsung di perangkat (on-device), sekaligus mengurangi ketergantungan pada komputasi berbasis cloud.

Pengembangan chipset khusus menjadi tren di industri teknologi, terutama untuk mendukung beban kerja AI yang semakin kompleks.

Dengan desain chip yang disesuaikan, perusahaan dapat mengontrol efisiensi energi, performa, serta integrasi antara perangkat keras dan perangkat lunak secara lebih optimal.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Dalam konteks ini, OpenAI disebut berupaya menghadirkan pengalaman pengguna yang berpusat pada AI sebagai fitur inti, bukan sekadar tambahan.

Laporan tersebut juga mengindikasikan bahwa OpenAI berpotensi menggandeng mitra manufaktur untuk merealisasikan perangkat ini, mengingat perusahaan belum memiliki lini produksi perangkat keras sendiri.

Kolaborasi dengan mitra industri dinilai menjadi langkah strategis untuk mempercepat pengembangan sekaligus memanfaatkan keahlian manufaktur yang sudah mapan.

Langkah OpenAI ini muncul di tengah meningkatnya persaingan dalam pengembangan perangkat berbasis AI, di mana sejumlah perusahaan teknologi mulai mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam perangkat konsumen.

Integrasi ini mencakup berbagai fungsi, mulai dari asisten digital, pengolahan bahasa alami, hingga pemrosesan gambar dan video secara real-time.

Jika terealisasi, smartphone berbasis AI dari OpenAI berpotensi menghadirkan pendekatan baru dalam interaksi pengguna dengan perangkat mobile.

Fokus pada AI-native device dapat mengubah cara pengguna mengakses aplikasi, layanan, dan informasi, dengan interaksi yang lebih kontekstual dan berbasis perintah natural.

Namun demikian, laporan ini masih bersifat awal dan belum disertai konfirmasi resmi dari OpenAI terkait pengembangan smartphone tersebut.

Detail terkait spesifikasi, jadwal peluncuran, maupun pasar yang dituju juga belum diungkapkan secara resmi.

Dalam konteks industri, langkah ini mencerminkan pergeseran strategi perusahaan teknologi yang tidak lagi hanya berfokus pada perangkat lunak atau layanan, tetapi juga pada integrasi vertikal melalui perangkat keras.

Dengan mengembangkan chip dan perangkat sendiri, perusahaan dapat menghadirkan pengalaman yang lebih terkontrol dan terintegrasi.

Pengembangan smartphone berbasis AI dengan chipset kustom oleh OpenAI, jika terwujud, akan menempatkan perusahaan dalam posisi baru di industri perangkat mobile global.

Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa AI semakin menjadi pusat inovasi dalam pengembangan teknologi konsumen, melampaui peran tradisionalnya sebagai fitur tambahan dalam perangkat digital.

Baca Juga: Sebelum Disuntik Mati, Sora Bikin Boncos OpenAI Rp 15 Miliar Per Hari

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi