Jakarta -
Operasi plastik kini bukan lagi menjadi hal yang tabu. Bagi masyarakat Indonesia sendiri, operasi plastik sudah menjadi tren dan banyak dilakukan di kalangan selebriti, influencer, hingga para pejabat untuk menyempurnakan visual mereka.
Selain untuk alasan estetika, operasi plastik biasanya juga dilakukan untuk memperbaiki kelainan fisik yang disebabkan oleh faktor tertentu. Bisa karena penyakit, cacat bawaan, atau komplikasi akibat prosedur bedah sebelumnya.
Di Indonesia sendiri, sudah ada beberapa klinik yang menyediakan layanan prosedur operasi plastik. Namun, tak sedikit orang yang rela memilih melakukannya hingga ke luar negeri demi mendapat hasil terbaik.
Negara yang paling sering menjadi destinasi untuk tujuan operasi plastik adalah Korea Selatan dan Thailand. Kedua negara tersebut dikenal unggul dalam menyediakan berbagai prosedur kecantikan, mulai dari memperbaiki tulang hidung, mengubah kelopak mata, mempertegas garis rahang, dan prosedur bedah lainnya.
Namun, apa sebenarnya yang membedakan prosedur bedah plastik dari kedua negara tersebut?
Perbedaan Operasi Plastik di Korea Selatan dan Thailand
Dari Segi Prosedur
Meski Korea Selatan dan Thailand sama-sama menyandang predikat sebagai pusat estetika dunia, keduanya memiliki keahlian spesifik yang berbeda. Masing-masing negara dikenal dengan prosedur unggulannya masing-masing.
Di Korea Selatan sendiri, dua prosedur yang paling populer adalah rhinoplasty (operasi hidung) dan blepharoplasty (operasi kelopak mata). Dalam standar kecantikan masyarakat korea, hidung yang mancung dan bentuk mata yang besar dengan lipatan kelopak mata dinilai ideal. Itulah sebabnya kedua prosedur tersebut banyak diminati oleh masyarakat Korea.
Sedangkan negara Thailand lebih sering dijadikan destinasi bagi mereka yang ingin melakukan operasi facelift. Prosedur operasi plastik di Thailand dinilai memiliki gaya dan tipe yang khas dan hasilnya banyak diminati oleh warga Australia dan Asia Tenggara. Selain karena harganya terjangkau, banyak dokter dengan pengalaman profesional dan jam terbang tinggi yang mampu memberikan hasil yang memuaskan.
Dari Segi Teknologi
Tren operasi plastik kini semakin berkembang pesat berkat inovasi dan kemajuan teknologi yang semakin canggih. Kecanggihan teknologi dari setiap negara juga kerap menjadi pertimbangan bagi mereka yang ingin melaksanakan bedah plastik.
Korea Selatan unggul dengan teknologi 3D iImaging & simulation dalam prosedurnya. Teknologi ini memungkinkan dokter bedah untuk membuat model 3D yang sangat detail dari wajah atau tubuh pasien. Dengan teknologi tersebut, dokter bedah dapat melaksanakan operasi dengan lebih presisi.
Sedangkan operasi plastik di Thailand banyak yang menggunakan teknik facelift nonbedah, seperti dermal filler atau thread lift. Ada juga yang memanfaatkan kecanggihan kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan prosedur bedah plastik. Teknologi ini mampu memberikan gambaran tentang hasil penampilan pasien pascaoperasi.
Dari Segi Harga
Perbedaan operasi plastik dari Korea Selatan dan Thailand yang paling mencolok terletak pada biayanya. Banyak orang yang memilih melakukan operasi plastik di Thailand karena harganya dinilai lebih terjangkau dibandingkan Korea Selatan. Dengan harga yang kompetitif, hasil akhir yang diberikan juga terbukti bagus dan tidak kalah saing.
Namun, sebagian tetap memilih untuk menjalani operasi di Korea Selatan, mengingat reputasi negara tersebut dalam bidang kecantikan dinilai sangat baik. Meski harganya cukup menguras kantong, hasil yang diberikan sangat setimpal untuk memenuhi kepuasan mereka.
Berikut ini perbandingan estimasi biaya operasi plastik di Korea Selatan dan Thailand.
Rhinoplasty (operasi hidung) = Korea Selatan mulai dari 60 juta, sedangkan Thailand mulai dari 35 juta
Blepharoplasty (operasi kelopak mata) = Korea Selatan mulai dari 44 juta, sedangkan Thailand mulai dari 20 juta
Facelift = Korea Selatan mulai dari 120 juta, sedangkan Thailand mulai dari 80 juta
(Astrid Riyani Atmaja/dis)
Loading ...

4 hours ago
1













































