Panglima TNI Siaga 1, Pengamat: Sebenarnya Perintah Siapa?

3 hours ago 2
TNI

FAJAR.CO.ID - Perintah Panglima TNI Agus Subiyanto untuk meningkatkan kesiapsiagaan hingga status siaga satu menimbulkan pertanyaan mendalam dari pengamat politik Heru Subagia mengenai asal-usul dan tujuan kebijakan tersebut. Heru menyoroti pentingnya kejelasan apakah perintah itu datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto atau Presiden Joko Widodo, mengingat hal ini berpengaruh besar pada arah kebijakan keamanan nasional Indonesia.

Heru Subagia menjelaskan bahwa masyarakat kini tengah mencari kepastian tentang siapa yang secara nyata memegang kendali dalam pengambilan keputusan strategis keamanan negara. "Pertanyaan mendasar, sebenarnya perintah siaga satu yang dilakukan Panglima TNI ini diperintahkan oleh Presiden Prabowo Subianto atau oleh Joko Widodo?" katanya saat diwawancarai di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Tujuan Siaga Satu dan Implikasinya

Lebih lanjut, Heru mengungkapkan bahwa status siaga satu dimaksudkan untuk meningkatkan deteksi dan mitigasi terhadap potensi pergerakan sipil di dalam negeri. Ia menambahkan bahwa narasi di lingkup pemerintahan menyebut kekhawatiran bahwa konflik geopolitik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran dapat dimanfaatkan oleh kelompok tertentu di tanah air.

Meski demikian, ia mengingatkan agar TNI tidak terjebak dalam ranah politik domestik yang bisa menimbulkan masalah baru. "TNI berbekal kekuasaan dan jaringan yang besar. Karena itu jangan sampai langkah seperti ini kemudian diarahkan untuk menghadapi gerakan sipil atau pro demokrasi," jelasnya.

Dukungan Jika Fokus pada Perlindungan Negara

Heru menegaskan dukungannya terhadap kebijakan siaga satu jika memang bertujuan menjaga kedaulatan negara dan melindungi masyarakat dari ancaman eksternal. Ia menilai kesiapsiagaan militer dapat diterima apabila berkaitan dengan potensi ancaman keamanan nasional.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi