Selular.ID – Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tidak hanya menjadi medan perang bagi para vendor kendaraan, tetapi juga perang untuk teknologi terkini.
Sebagai informasi, GIIAS 2026 berlangsung mulai 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD, Tangerang.
Menurut pengamat otomotif sekaligus akademisi ITB, Yannes Martinus Pasaribu menyebut persaingan teknologi mobil listrik kini mulai bergeser.
Dari yang sebelumnya hanya sekadar jarak tempuh dan harga, Yannes mengatakan kini sudah merambah ke software, AI, serta ADAS (Advanced Driver Assistance Systems).
Baca juga:
- Perang Mobil Listrik di GIIAS 2026, Sejumlah Vendor Fokus Hal Ini
- Pengamat Sebut Tantangan Utama Autonomous Drive AI Diterapkan di Indonesia
“Betul preferensi konsumen memang mulai bergeser, kini tidak hanya sekadar jarak tempuh atau ketahanan baterai karena persaingan itu sudah lima tahun lalu,” jelasnya kepada Selular, Jumat (31/7/2026).
“Lima tahun lalu, fitur seperti adaptive cruise control, perintah suara, kamera 360 derajat, atau pembaruan perangkat lunak masih dianggap sebagai nilai tambah,” lanjutnya.
Yannes menambahkan bagi konsumen kelas menengah atas, milenial, dan Gen Z, fitur tersebut perlahan mulai dianggap sebagai standar.
Kini persaingan teknologi sudah berbeda dibandingkan lima tahun lalu, karena semakin berkembangnya teknologi termasuk di mobil listrik.
Pasalnya, mobil tidak lagi dinilai hanya dari mesin, konsumsi energi, atau kualitas berkendara, tetapi juga dari kualitas perangkat lunak dan kemudahan interaksinya.
Menghitung Manfaat Kebutuhan
Meski demikian, konsumen tetap akan menghitung manfaat atau kebutuhan mobil tersebut secara nyata saat digunakan.
“Mereka belum tentu mau membayar lebih mahal hanya karena sebuah mobil memiliki label AI,” ungkap Yannes.
“Kalau fiturnya tidak akurat, jarang digunakan, atau justru mengganggu, nilai tambahnya akan cepat hilang,” lanjutnya.
Jadi, menurut Yannes arah pasar memang menuju software-defined vehicle, tetapi penerimaannya tetap ditentukan oleh kegunaan, keandalan, dan harga yang masuk akal.

















































