Produsen Bersiap Naikkan Harga Mobil Baru Imbas Dolar AS ke Rp17.400

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah yang terus tertekan hingga menembus level Rp17.400 per dolar AS mulai memicu kekhawatiran di sektor otomotif nasional. Indomobil Group membuka peluang mengerek naik harga produk jika kondisi ini berlanjut dalam jangka panjang.

Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor Tan Kim Piauw mengakui pelemahan rupiah memberi tekanan besar, terutama pada biaya impor dan logistik yang kini mulai merangkak naik. Kondisi ini berpotensi mendorong penyesuaian harga kendaraan di pasar domestik.

"Ya, memang situasi sekarang seharusnya ada satu perubahan yang besar ya terhadap mengenai harga mobil. Tapi terus terang kita masih wait and see dari prinsipal kita dan juga dari pemerintah. Yang pasti saat ini beberapa hal sudah mulai naik, misalnya shipment biaya pengiriman dari luar ke Indonesia," ujarnya di Jakarta, Rabu (6/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan tak hanya biaya pengiriman yang meningkat, jadwal distribusi dari luar negeri juga menjadi lebih sulit. Di sisi lain, tekanan nilai tukar mata uang asing terhadap rupiah memperbesar risiko koreksi harga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain kita juga dapat jadwal lebih sulit, biaya pengiriman juga naik. Terus mengenai kenaikan dari nilai tukar mata uang asing kepada rupiah yang semakin kuat. Memang itu berisiko, itu berisiko membuat harga mobil itu terkoreksi," ungkap Kim.

Meski demikian, Indomobil dikatakan belum mengambil keputusan final terkait kenaikan harga. Perusahaan masih melakukan pembahasan intensif dengan prinsipal serta mencermati arah kebijakan pemerintah.

"Tapi untuk saat ini kita masih wait and see, kita masih bicarakan dengan prinsipal mengenai perubahan yang terjadi saat ini," tuturnya.

Kim juga mengakui opsi menaikkan harga menjadi langkah yang sulit dihindari jika pelemahan rupiah berlangsung lama. Ia melanjutkan Indomobil masih mempelajari perkembangan nilai tukar yang dinilai terus bergerak dinamis dalam beberapa waktu terakhir.

"Tapi saat ini beberapa sudah kita mulai ada koreksi ya, tapi kan kenaikan mata uang terhadap Indonesia ini kan makin naik terus tiap hari ya ini masih kami pelajari," kata dia.

Kini, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.390 per dolar AS pada perdagangan Rabu (6/5) pagi. Mata uang Garuda menguat 34 poin atau 0,19 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

(ryh/fea)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi