Respons Kemlu RI soal Hasil Penyelidikan Awal TNI Tewas di Lebanon

13 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri RI merespons hasil penyelidikan awal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait insiden yang menewaskan tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Keamanan dan Perdamaian Internasional Kemlu RI, Veronica Vicka Ancilla, mengatakan United Nations Department of Peace Operations (UNDPO) telah menyampaikan temuan awal investigasi kepada pemerintah Indonesia pada Senin (6/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang betul pada 6 April United Nations Department of Peace Operations telah menyampaikan kepada pemerintah Indonesia hasil investigasi awal atau preliminary findings mengenai insiden tanggal 29 dan 30 Maret yang menyebabkan gugurnya tiga prajurit Indonesia," ujar Veronica dalam konferensi pers di Ruang Palapa, Jakarta, Rabu (8/4).

Pemerintah Indonesia telah mencatat hasil penyelidikan awal itu dan meminta agar PBB melanjutkan investigasi secara menyeluruh hingga tuntas.

"Pemerintah Indonesia dalam hal ini telah mendesak agar semua pihak terkait dapat menyelidiki dan juga mengadili para pelaku serta memastikan akuntabilitas atas kejahatan yang terjadi terhadap personel perdamaian," ujarnya.

Kemlu RI menegaskan pentingnya perlindungan terhadap personel penjaga perdamaian PBB serta penegakan pertanggungjawaban guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

"Ini masih merupakan preliminary investigation. Apabila hasil investigasi penuh mengonfirmasi temuan investigasi awal ini, maka pemerintah Indonesia akan mengutuk keras Israel atas tindakan yang mengakibatkan gugurnya dan terlukanya prajurit TNI yang bertugas sebagai personel pemeliharaan perdamaian," kata Veronica.

Ia menegaskan tindakan tersebut akan dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

"Pemerintah Indonesia akan meminta kepada PBB untuk mendesak otoritas terkait agar menyelidiki, mengadili, dan memastikan akuntabilitas penuh bagi para pelaku," lanjutnya.

(rnp/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi