Respons Maskapai Lufthansa Usai Piala Oscar Sutradara Pavel Talankin Raib di Bagasi Pesawat

8 hours ago 2

Jakarta -

Momen membanggakan berubah jadi mimpi buruk bagi Pavel Talankin. Piala Academy Awards yang ia raih justru hilang dalam perjalanan penerbangan setelah dilarang dibawa ke kabin pesawat.

Kejadian ini bermula saat Talankin hendak terbang dari Bandara JFK, New York. Petugas Transportation Security Administration menahan piala tersebut dan menyatakan benda itu berpotensi menjadi senjata, sehingga tidak diizinkan masuk ke dalam kabin.

Keputusan itu membuat sang sutradara tak punya pilihan selain memasukkan patung emas prestisius tersebut ke dalam bagasi pesawat, hanya dengan perlindungan kotak kardus.

Masalah muncul setelah ia mendarat di Frankfurt menggunakan maskapai Lufthansa. Saat mengambil barang, piala Oscar miliknya ternyata sudah tidak ada.


Pihak maskapai langsung merespons insiden ini dan menyatakan tengah melakukan pencarian intensif.

"Kami sangat menyesali situasi ini," tulis Lufthansa dalam pernyataan resminya.

Mereka menegaskan bahwa pencarian dilakukan dengan urgensi tinggi demi memastikan piala tersebut bisa ditemukan dan dikembalikan kepada pemiliknya.

Talankin sendiri mengaku kebingungan dengan keputusan petugas keamanan. Ia menilai alasan piala Oscar dianggap berbahaya tidak masuk akal, apalagi sebelumnya ia sudah berkali-kali membawa piala tersebut dalam penerbangan tanpa masalah.

"Benar-benar membingungkan bagaimana mereka bisa menganggap Oscar sebagai senjata," ujarnya.

Ironisnya, sempat ada solusi dari pihak maskapai untuk membantu menjaga piala tersebut hingga masuk ke pesawat. Namun, opsi itu tidak disetujui oleh petugas keamanan.

Piala tersebut memiliki nilai emosional tinggi bagi Talankin. Ia meraihnya lewat film dokumenter yang dibuat dengan penuh risiko, termasuk menggunakan rekaman yang diselundupkan keluar dari Rusia untuk mengungkap isu sensitif.

Kini, ia hanya bisa menunggu kepastian apakah simbol pencapaian tertinggi dalam kariernya itu masih bisa ditemukan atau benar-benar hilang tanpa jejak.

Kisah ini menjadi ironi tersendiri. Sebuah penghargaan paling bergengsi di dunia film justru lenyap bukan karena pencurian yang dramatis, melainkan akibat prosedur keamanan yang berujung pada kehilangan yang tak terduga.

(ikh/ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi