RI Kutuk Keras Israel Siksa Relawan Global Sumud Flotilla

13 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia mengutuk keras penyiksaan yang dilakukan tentara Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla (GSF) Gaza.

Dalam pernyataan di media sosial X, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menegaskan tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indonesia mengutuk tindakan yang tidak manusiawi terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 yang dilakukan oleh Israel. Tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan," demikian pernyataan Kemlu RI, Kamis (21/5).

Kemlu RI menekankan bahwa tindakan militer Israel terhadap armada GSF dan relawan merupakan "pelanggaran nyata terhadap hukum internasional."

Seiring dengan ini, pemerintah Indonesia terus berupaya membebaskan seluruh relawan warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap pasukan Negeri Zionis.

Menurut Kemlu RI, pemerintah Indonesia sejak awal telah berkoordinasi erat dengan berbagai pihak guna memastikan keselamatan dan pelindungan WNI. Pemerintah pun berjanji akan terus mengawal proses pembebasan hingga seluruh WNI kembali dengan selamat ke tanah air.

Banner Microsite Haji 2026

"Pelindungan WNI merupakan prioritas utama. Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pembebasan hingga seluruh WNI dapat kembali dengan selamat ke tanah air secepatnya," demikian pernyataan Kemlu RI.

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir pada Rabu (20/5) mengunggah video kaji yang menunjukkan tentara Israel menyiksa para relawan GSF yang ditangkap.

Dalam rekaman tersebut, para personel terlihat menjambak dan memaksa relawan untuk duduk berlutut dengan tangan terikat ke belakang. Terlihat pula Ben-Gvir tertawa-tawa dan mengibarkan bendera Israel.

Video tersebut lantas menuai kecaman keras dari berbagai pihak, termasuk Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar sampai ikut bersuara karena menilai tindakan Ben-Gvir mempermalukan negara.

Total ada sembilan WNI yang ditangkap tentara Israel dalam armada Global Sumud Flotilla. Juru bicara 1 Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengonfirmasi hal tersebut pada Rabu (20/5).

Yvonne menyampaikan Kemlu bersama perwakilan RI terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat dan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelindungan ke-9 WNI.

Indonesia juga mendesak pemerintah Israel segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan.

Global Sumud Flotilla merupakan inisiatif kemanusiaan sipil damai yang bertujuan menembus blokade Israel terhadap Jalur Gaza, Palestina, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.

[Gambas:Twitter]

(blq/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi