Sinergi Warga Mereudu dan Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana

13 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Warga Dusun Pante Geulima, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie Jaya, menunjukkan keterlibatan aktif dalam pemulihan lingkungan pascabencana. Kegiatan yang dilakukan pada Kamis (2/4) ini merupakan bagian dari fase rehabilitasi pascabencana yang dijalankan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatra.

Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memfasilitasi program kerja bakti untuk mempercepat pemulihan kawasan terdampak. Sinergi ini juga diperkuat dengan bantuan dana dari warga perantauan yang dialokasikan untuk kebutuhan logistik dan operasional pembersihan.

Warga setempat, Ahlul Fikri, mengatakan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan perantauan menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah, saat ini ada dua bentuk dukungan yang berjalan bersamaan. Pertama dari pemerintah melalui program kerja bakti, dan kedua dari donasi teman-teman perantauan yang ikut membantu, termasuk untuk penyewaan armada pengangkutan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/4).

Ia menilai keterlibatan warga dalam kegiatan ini menunjukkan adanya dorongan bersama untuk memperbaiki kondisi lingkungan. Partisipasi tersebut dinilai membantu mempercepat proses penataan kembali kawasan terdampak.

Program kerja bakti juga memberikan dampak ekonomi bagi warga yang terlibat. Setiap pekerja menerima upah harian yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama masa pemulihan.

Salah satu warga, Halimah, menyampaikan kegiatan ini membantu meringankan beban ekonomi sekaligus mempercepat pembersihan fasilitas umum. Ia bersama warga lainnya terlibat dalam pembersihan musala dan sanitasi lingkungan.

"Alhamdulillah sangat terbantu. Selain bisa ikut membersihkan, kami juga mendapat penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari dan anak-anak yang masih sekolah," kata dia.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan agar lebih banyak warga dapat terlibat. Menurutnya, keberlanjutan program akan berdampak pada percepatan pemulihan dan pemerataan manfaat.

Sebagai informasi, puluhan warga saat ini terlibat dalam kegiatan pembersihan yang dilakukan secara bergilir. Pola ini diterapkan untuk memastikan keterlibatan merata sekaligus menjaga keberlangsungan kegiatan di lapangan.

Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan donatur dinilai menjadi faktor yang menjaga proses pemulihan tetap berjalan. Warga Pante Geulima menyatakan optimistis kondisi desa dapat kembali pulih secara bertahap.

"Yang terpenting bagi kami adalah kebersamaan. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin Pante Geulima bisa bangkit dan pulih seperti sedia kala," tutup Ahlul.

(rir)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi