Steven Spielberg Ingin Lestarikan Balet dan Opera Usai Heboh Pernyataan Timothee Chalamet

12 hours ago 3

Jakarta -

Komentar aktor muda Timothee Chalamet tentang balet dan opera memicu perdebatan di dunia seni. Pernyataan tersebut bahkan membuat sutradara legendaris Steven Spielberg ikut memberikan tanggapan.

Perdebatan itu bermula ketika Chalamet berbincang santai dengan Matthew McConaughey dalam sebuah acara yang membahas masa depan perfilman di tengah dominasi platform streaming.

Dalam diskusi tersebut, pemeran film Wonka dan Dune itu sempat membandingkan kondisi bioskop dengan seni pertunjukan klasik seperti balet dan opera. Ia mengatakan industri film perlu berjuang agar tidak mengalami nasib yang sama seperti dua jenis seni tersebut yang dianggap mulai kehilangan perhatian publik.

Pernyataan itu segera menarik perhatian banyak pihak, termasuk Steven Spielberg. Sutradara film Jurassic Park tersebut menilai pandangan tersebut terlalu menyederhanakan makna dari seni pertunjukan.


Menurut Spielberg, nilai seni tidak bisa diukur hanya dari jumlah penonton atau popularitas semata. Ia menekankan bahwa pengalaman menonton bersama dalam satu ruang memiliki kekuatan emosional yang sangat besar.

"Pengalaman yang sesungguhnya itu terjadi ketika kita bisa memengaruhi sebuah komunitas untuk berkumpul di sebuah ruang gelap yang asing," kata Spielberg seperti dikutip dari France24, Minggu (15/3).

Ia menjelaskan bahwa orang-orang yang datang ke bioskop, gedung opera, maupun pertunjukan balet pada awalnya adalah orang asing. Namun setelah pertunjukan selesai, mereka keluar dengan pengalaman emosional yang sama.

"Kita semua adalah orang asing, dan di akhir pengalaman film yang benar-benar bagus, kita semua bersatu dengan sekumpulan perasaan yang kita bawa saat melangkah keluar ke terang siang hari, atau ke kegelapan malam. Nggak ada yang bisa menandingi hal itu," ujarnya.

Spielberg juga menegaskan bahwa pengalaman kolektif tersebut tidak hanya terjadi di bioskop. Hal yang sama juga bisa dirasakan dalam konser musik, pementasan balet, hingga pertunjukan opera.

"Maksud saya, hal itu terjadi di film, terjadi di konser, dan itu juga terjadi di balet dan opera. Dan kita ingin hal-hal tersebut tetap lestari," tegasnya.

Komentar Chalamet juga memicu respons kreatif dari komunitas seni. Beberapa institusi seni bahkan menanggapi pernyataan tersebut dengan cara unik.

Salah satunya adalah Seattle Opera, yang menawarkan kode promo tiket bertuliskan "TIMOTHEE" sebagai sindiran sekaligus ajakan agar publik datang menonton pertunjukan opera secara langsung.

Sementara itu, Chalamet sendiri mencoba meredakan situasi dengan nada bercanda. Ia mengaku mungkin telah kehilangan "beberapa sen penonton" setelah komentarnya memicu perdebatan.

Meski begitu, diskusi tentang masa depan bioskop, opera, dan balet kini semakin ramai diperbincangkan. Perdebatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa seni pertunjukan klasik masih memiliki tempat penting dalam percakapan budaya global.

(ikh/ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi