Susi Pudjiastuti
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, turut bicara polemik pengadaan mobil dinas kepala daerah yang disebut mencapai Rp8 miliar.
Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas sorotan Presiden Prabowo Subianto terkait penggunaan anggaran daerah yang dianggap belum efisien.
Memancing Kemarahan Publik
Susi mengatakan, praktik pengadaan kendaraan dinas dengan harga fantastis berpotensi memicu kemarahan masyarakat.
“Pak Presiden Prabowo, hal-hal seperti ini yang membuat masyarakat marah,” ujar Susi dikutip fajar.co.id, Sabtu (21/3/2026).
Minta Ada Batasan Harga
Ia mendorong agar pemerintah pusat segera mengambil langkah tegas dengan menetapkan batas maksimal harga mobil dinas.
“Bapak harus tegur dan perintahkan menteri untuk dibuat arahan maksimal harga mobil dinas yang boleh,” sebutnya.
Pemborosan Anggaran
Susi juga menyinggung tren penggunaan anggaran dalam beberapa tahun terakhir yang dinilai cenderung boros.
“Delapan tahun terakhir kecenderungan penghamburan anggaran sangat besar,” tegasnya.
Output Tidak Sejalan
Menurutnya, kenaikan anggaran yang terus terjadi setiap tahun tidak diimbangi dengan hasil program yang signifikan.
“Anggaran terus dinaikan setiap tahun tapi output program sama,” ucapnya.
Singgung Anggaran ‘Mengada-ada’
Ia pun mengingatkan bahwa kondisi tersebut berpotensi memunculkan anggaran yang tidak tepat sasaran.
“Akhirnya membuat anggaran-anggaran yang mengada-ada," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginggung penggunaan anggaran di tingkat daerah yang dianggap belum sepenuhnya berpihak pada kebutuhan masyarakat.


















































