Tak Lagi Gratis, Turis Kunjungi Museum di Inggris Bakal Dipatok Tarif

5 hours ago 1

CNN Indonesia

Kamis, 02 Apr 2026 16:00 WIB

Pemerintah Inggris berencana mengakhiri kebijakan kunjungan gratis turis asing ke museum nasional yang populer seperti British Museum dan National Gallery. British Museum di London, Inggris. (AFP/NICOLAS ASFOURI)

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Inggris berencana mengakhiri kebijakan kunjungan gratis turis asing ke museum nasional yang populer seperti British Museum dan National Gallery.

Sejak 25 tahun lalu, museum nasional di Inggris dapat dikunjungi secara gratis oleh siapa saja, termasuk turis asing. Namun baru-baru ini, ramai kabar bahwa pemerintah Inggris berencana mematok biaya khusus kunjungan museum nasional bagi turis asing.

Mantan anggota Labour Party of Parliament, Margaret Hodge mengajukan tinjauan dari Arts Council England yang menyarankan agar ada reformasi kebijakan terkait hal ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pematokan tarif tersebut didorong dengan masalah kurangnya pendanaan untuk museum. Sementara itu, dilaporkan bahwa pemerintah telah menyetujui agar usulan ini lebih ditindaklanjuti.

"Pemerintah percaya dengan mengenakan biaya kepada pengunjung internasional di museum nasional dapat memberikan manfaat yang signifikan," kata Margaret Hodge, mengutip Fox News.

Langkah yang diambil ini juga serupa dengan kebijakan yang ditetapkan di Prancis. Baru-baru ini, pemerintah Prancis menaikkan harga tiket masuk ke Museum Louvre untuk pengunjung dari luar Uni Eropa.

Rencana mematok tarif kepada turis untuk kunjungan museum nasional ini mendapat banyak pertentangan. Saat ini, tidak ada persyaratan hukum yang meminta pengunjung wajib menunjukkan kartu identitas untuk kunjungan.

Dengan sistem seperti ini, nantinya akan sulit untuk membedakan mana pengunjung yang merupakan warga negara dan non-warga negara.

Menanggapi persoalan ini, pemerintah Inggris mempertimbangkan skema 'ID Digital' untuk memverifikasi nama, tanggal lahir, kebangsaan atau status tempat tinggal, dan foto pengunjung.

"ID Digital gratis Anda akan disimpan dengan aman di ponsel. Ini menyederhanakan akses ke layanan pemerintah dan berbagai kegunaan lain di seluruh sektor swasta," kata pemerintah Inggris memberikan informasi terbaru.

Implementasi ID Digital ini diyakini mampu membantu mengatasi masalah identifikasi pengunjung. Kendati demikian, ide membebankan harga kepada turis ini masih mendapat pertentangan.

"Museum Inggris rumah bagi banyak karya seni dan budaya terbaik dari negara lain. Apa kata orang-orang di seluruh dunia jika kami berkata, 'kami memiliki barang-barang Anda, tetapi kami akan menagih biaya untuk Anda masuk'? Saya tidak suka ide itu," ujar Direktur Tate, Maria Balshaw.

(ana/wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi