Tak Terima Eks ART Dapat Dukungan Komisi III DPR, Erin Tegaskan Punya Bukti Kuat

3 hours ago 2

Jakarta -

Rien Wartia Trigina alias Erin buka suara soal eks asisten rumah tangga (ART) yang kini mendapatkan dukungan dari DPR RI.

Sebelumnya, eks ART Erin yang diketahui bernama Herawati telah membuat laporan ke polisi karena mengklaim telah mendapatkan tindakan penganiayaan dari mantan istri Andre Taulany itu.

Kasus dugaan penganiayaan ini kemudian dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR. Hasilnya, Komisi III memberikan jaminan perlindungan terhadap Herawati dalam kasus ini.

Erin merasa keberatan atas keputusan itu, menilai langkah yang diambil Komisi III DPR RI kurang berimbang karena hanya mendengarkan keterangan dari satu pihak dalam permasalahan ini.


"Apa haknya mereka untuk berkata seperti itu? Apa kewenangannya untuk tidak melanjutkan laporan saya? Saya punya bukti yang sangat valid dan saksi-saksi di rumah yang mengetahui kejadian sebenarnya," kata Erin saat ditemui di kawasan Senayan pada Senin (18/5).

Pada kesempatan yang sama, Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Erin turut menyayangkan adanya kesan bahwa lembaga legislatif memberikan hak istimewa kepada pihak pelapor hanya berdasarkan status sosialnya.

Ia pun mengingatkan bahwa setiap warga negara, termasuk Erin, punya hak konstitusional yang sama untuk membuat laporan hukum.

"Jangan sampai ada pengecualian. Kami minta Komisi III untuk mengawal kasus ini, baik laporan dari klien kami, Ibu Erin, dan laporan dari pihak Ibu Hera," tegas Sunan.

Sunan turut menambahkan bahwa Komisi III DPR RI seharusnya berada di posisi netral dan mendengarkan aspirasi dari dua rakyat yang sedang berkonflik. Ia pun meminta badan legislatif itu untuk turut mengundang pihak Erin dalam RDP agar lebih adil.

Erin juga kembali membantah dengan tegas tudingan kekerasan dari sang eks ART, mengungkapkan bahwa ia punya bukti kuat berupa rekaman kamera pengawas alias CCTV.

"Di sini ada 14 kamera yang menunjukkan (tudingan) saya menusuk pisau mencekik, mencakar, atau memukul dia, semua ada di sini. CCTV ini sangat jelas memperlihatkan peristiwa itu tidak ada," ungkap Erin.

Erin juga turut menegaskan keputusannya untuk tetap melanjutkan laporan balik terhadap Hera meski diimbau melakukan pendekatan restorative justice. Ia secara tegas telah menutup pintu damai bagi pihak Hera dan penyalur yang dinilai telah menyebarkan fitnah soal dirinya.

"Tidak (damai). Saya tetap fight. Laporan tetap jalan karena nama baik saya sudah dirusak," pungkas Erin.

(asw)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi