Selular.ID – Telkomsel memperkuat program tanggung jawab sosial perusahaan melalui Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA) dengan menggelar Gladian PANJI Relawan TERRA, program pelatihan kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas yang berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia sepanjang Juni hingga Juli 2026.
Program ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas relawan muda, termasuk Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) dan komunitas peduli bencana, melalui pembekalan teknis, simulasi lapangan, serta kolaborasi lintas sektor guna memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.
Program tersebut menjadi bagian dari perjalanan 15 tahun TERRA sebagai inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel yang berfokus pada empat siklus utama penanggulangan bencana, yaitu kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan dan rehabilitasi, serta pencegahan dan mitigasi bencana.
Inisiatif ini juga dijalankan sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi salah satu landasan operasional perusahaan.
Hingga saat ini, Telkomsel mencatat TERRA telah menjangkau 16 wilayah di Indonesia dengan melibatkan 722 relawan dan 118 komunitas.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan bahwa ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana memerlukan kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, Gladian PANJI Relawan TERRA menjadi sarana pembekalan bagi relawan muda agar memiliki kemampuan yang dapat diterapkan saat situasi darurat terjadi.
“Selama 15 tahun perjalanan TERRA, kami percaya bahwa ketahanan masyarakat menghadapi bencana hanya bisa dibangun lewat kolaborasi berbagai pihak. Gladian PANJI Relawan TERRA adalah bentuk nyata dari keyakinan itu, tempat relawan muda dibekali kemampuan yang dapat digunakan saat situasi darurat terjadi. Bagi kami, inilah wujud nyata melayani masyarakat Indonesia sepenuh hati, khususnya mereka yang paling membutuhkan di saat darurat,” ujar Abdullah Fahmi.
Nama Gladian PANJI mengacu pada konsep pelatihan yang dirancang khusus oleh Telkomsel.
Istilah “Gladian” diambil dari tradisi latihan dan pembekalan yang telah lama dikenal di lingkungan kepramukaan, militer, dan pecinta alam di Indonesia.
Sementara itu, PANJI merupakan akronim dari lima pilar pelatihan yang menjadi fondasi program, yaitu Pemetaan Risiko, Alokasi Sumber Daya, Notifikasi Dini, Jaringan Evakuasi Aman, dan Integrasi Penanganan Darurat.
Sepanjang 2026, rangkaian pelatihan Gladian PANJI Relawan TERRA diselenggarakan secara bertahap di beberapa daerah.
Kegiatan dimulai di Pandeglang, Banten pada 25–27 Juni 2026, dilanjutkan di Bandungan, Semarang pada 9–11 Juli 2026, dan kemudian di Ciwidey, Bandung pada 23–25 Juli 2026.

Selama tiga hari pelatihan, peserta memperoleh materi dari berbagai praktisi dan lembaga yang bergerak di bidang kebencanaan.
Materi tersebut meliputi Talkshow Tanggap Bencana, Basic Life Support atau pertolongan pertama pada kondisi darurat medis, Psikososial Fundamental, Jurnalistik Kebencanaan, Mitigasi Bencana, hingga Disaster Management.
Pembekalan juga melibatkan unsur Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), akademisi, serta jurnalis yang memiliki pengalaman di bidang peliputan kebencanaan.
Melalui kombinasi pelatihan teori, simulasi lapangan, dan kolaborasi lintas institusi, Telkomsel menargetkan lahirnya relawan muda yang memiliki pemahaman lebih baik mengenai mitigasi risiko serta mampu berperan sebagai bagian dari sistem kesiapsiagaan masyarakat di wilayah masing-masing.
Pendekatan tersebut juga mencerminkan strategi kolaborasi lintas lima sektor yang diterapkan dalam ekosistem TERRA.
Kolaborasi ini melibatkan pemerintah, organisasi kemanusiaan, institusi akademik, komunitas relawan nasional, serta mitra dari sektor swasta untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan bencana sesuai kapasitas masing-masing.
Selain penguatan kapasitas sumber daya manusia, Telkomsel juga mengembangkan Aplikasi TERRA sebagai platform digital yang mendukung operasional relawan di lapangan.
Aplikasi ini dirancang untuk membantu pelaporan potensi maupun risiko bencana, pelaksanaan asesmen kondisi lapangan, pelacakan lokasi personel secara real-time, hingga dokumentasi foto dan video selama proses penanganan berlangsung.

Platform tersebut turut terintegrasi dengan data dari sejumlah instansi pemerintah, antara lain Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Integrasi data tersebut diharapkan dapat mendukung proses koordinasi lintas sektor secara lebih cepat dan efisien ketika terjadi situasi darurat.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem TERRA, Telkomsel juga melibatkan karyawannya melalui Tflyers Volunteer Program.
Program ini mendorong karyawan untuk berpartisipasi sebagai relawan maupun koordinator lapangan dalam kondisi darurat, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan operasional perusahaan saat mendukung proses tanggap bencana.
Ke depan, Telkomsel menyatakan akan terus memperluas jangkauan Gladian PANJI Relawan TERRA ke berbagai wilayah Indonesia.
Pengembangan kapasitas relawan, pemanfaatan platform digital, serta kolaborasi bersama pemerintah, lembaga kemanusiaan, komunitas, dan institusi terkait menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan ekosistem national digital resilience atau ketahanan digital nasional, khususnya dalam mendukung kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana di Indonesia.
Baca Juga: Telkomsel Gelar Kegiatan Public Clean-Up dan Gladian Panji Terra


















































