Trump Izinkan Sekutu AS di Asia Ini Beli Minyak dari Rusia

9 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengizinkan salah satu negara sekutu di Asia, Korea Selatan, untuk membeli minyak dari Rusia.

Korea Selatan yang merupakan kawan mesra Washington itu diberi kelonggaran untuk mengimpor minyak dari Rusia yang selama ini dijatuhi sanksi oleh AS. Dengan pelonggaran ini, Seoul bisa membeli minyak mentah dari Moskow dengan beberapa syarat.

"AS sebelumnya mengumumkan pelonggaran sementara terkait sanksi minyak mentah dan produk petroleum Rusia," kata pejabat Kementerian Perdagangan, Industri, dan Sumber Daya Korea Selatan, Yang Gi-uk, dilansir dari CNN pada Kamis (26/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, kata Yang, pihaknya masih berkonsultasi dengan AS untuk mengkonfirmasikan detail-detail yang lebih spesifik.

Menurut Yang, AS tidak akan memberlakukan sanksi sekunder terhadap Pemerintah Korea Selatan maupun perusahaan yang berdagang dengan Rusia. Ia juga menyebut pembayaran dapat dilakukan tidak hanya dengan dolar AS.

Selain Korea Selatan, ada juga India yang telah diizinkan AS mengimpor minyak mentah dari Rusia.

AS memberikan dispensasi singkat dengan membolehkan India membeli minyak Moskow untuk mengatasi krisis pasokan minyak di tengah konflik Timur Tengah. Departemen Keuangan AS mengeluarkan dispensasi selama 30 hari agar India bisa membeli minyak Rusia pada Kamis (5/3).

"Untuk memastikan minyak terus mengalir ke pasar global, Departemen Keuangan mengeluarkan pengecualian sementara 30 hari untuk memungkinkan perusahaan pengolahan minyak India membeli minyak Rusia," kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Kamis (5/3) dikutip Reuters.

"Langkah jangka pendek ini tidak akan memberikan manfaat finansial signifikan bagi pemerintah Rusia karena hanya mengizinkan transaksi yang melibatkan minyak yang sudah tertahan di laut," imbuhnya.

Meski begitu, AS menegaskan hal ini merupakan langkah sementara karena berharap ke depannya India akan membeli lebih banyak minyak AS.

Menurut sumber Reuters, perusahaan pengolahan minyak India, Indian Oil Corp (IOC), Bharat Petroleum Corp (BPCL), Hindustan Petroleum Corp (HPCL), dan Mangalore Refinery and Petrochemicals Ltd (MRPL) sedang bernegosiasi untuk pengiriman segera minyak Rusia.

Perusahaan-perusahaan India membeli sekitar 20 juta barel minyak Moskow. HPCL dan MRPL terakhir mengimpor minyak Rusia pada November 2025 lalu.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/pta)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi