Jakarta, CNN Indonesia --
VinFast menggandeng 29 mitra internasional baru untuk memperluas jaringan servis mobil listrik global di berbagai negara.
Kerja sama itu diumumkan dalam ajang VinFast Global Business Conference 2026 yang digelar pada 4-10 Mei 2026. Konferensi tersebut mempertemukan lebih dari 200 investor dan mitra VinFast dari Amerika Utara, Eropa, Timur Tengah, India, Indonesia, Filipina, hingga Kazakhstan.
Deputy CEO of Global Aftersales VinFast Bui Viet Hung mengatakan perusahaan tak hanya berfokus memperluas jaringan bengkel, tetapi juga membangun ekosistem layanan purnajual berbasis pengalaman pelanggan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tujuan kami bukan sekadar memperluas jaringan, tetapi membangun ekosistem layanan purnajual yang berpusat pada pelanggan dan mampu memberikan pengalaman terbaik dalam skala global," ujar Hung dalam keterangan resmi, Jumat (15/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kerja sama tersebut, para mitra internasional akan membangun bengkel layanan kendaraan listrik yang mengikuti standar global VinFast di masing-masing negara.
Perusahaan menyebut layanan purnajual akan didukung program pelatihan dan sertifikasi teknisi, prosedur operasional terstandarisasi, sistem kontrol kualitas, hingga jaringan distribusi suku cadang dengan target pengiriman spare part umum dalam waktu 24 jam di pasar utama.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang VinFast untuk membangun ekosistem kendaraan listrik global yang mencakup layanan purnajual, infrastruktur pengisian daya, dan dukungan pelanggan.
VinFast menyebut strategi ekspansi global tersebut dibangun dari fondasi operasional yang telah dikembangkan di Vietnam. Hingga akhir 2025, perusahaan telah memiliki hampir 400 bengkel layanan di Vietnam dan total hampir 800 fasilitas layanan secara global.
Pada 2026, VinFast menargetkan jumlah jaringan servis global meningkat menjadi lebih dari 1.100 bengkel yang tersebar di Amerika Utara, Eropa, Timur Tengah, dan Asia.
Jaringan tersebut akan dikembangkan melalui berbagai model bisnis, mulai dari dealer ritel, layanan untuk armada dan bisnis transportasi, hingga kerja sama dengan bengkel lokal pihak ketiga.
Selain memperluas layanan purnajual, VinFast juga terus mengembangkan ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan infrastruktur pengisian daya bersama mitra strategis seperti V-Green dan operator pengisian daya lokal.
Melalui jaringan tersebut, VinFast menargetkan pengembangan lebih dari 1,5 juta titik pengisian daya kendaraan listrik secara global untuk mendukung akses pengisian daya di pasar internasional.
(del/mik)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
1











































