Selular.ID – Microsoft dikabarkan masih mempertimbangkan untuk mempertahankan dukungan terhadap game berbasis disc pada konsol Xbox generasi berikutnya. Jika rumor ini benar, langkah tersebut akan menjadi pembeda dari Sony yang telah memutuskan menghentikan produksi disc fisik untuk game PlayStation baru mulai Januari 2028.
Informasi ini disampaikan oleh John Linneman dari Digital Foundry dalam podcast DF Direct Q&A. Menurutnya, Microsoft sebelumnya disebut berencana mempertahankan dukungan disc pada konsol Xbox generasi berikutnya, bukan semata-mata untuk mempertahankan penjualan game fisik, melainkan demi memastikan koleksi game pengguna tetap dapat dimainkan pada perangkat generasi baru.
“Saya mendapat informasi dari beberapa sumber bahwa Microsoft sebenarnya sangat ingin melanjutkan dukungan disc,” ujar Linneman, seperti dikutip Wccftech.
Menurutnya, salah satu pertimbangan utama Microsoft adalah kompatibilitas ke belakang (backward compatibility). Dengan dukungan disc, pengguna yang telah memiliki koleksi game Xbox dari generasi sebelumnya dapat tetap memainkan game tersebut pada konsol baru.
Microsoft bahkan disebut sempat mempertimbangkan solusi berupa drive eksternal atau mekanisme lain yang memungkinkan pengguna mengakses koleksi game fisik mereka pada perangkat generasi berikutnya.
Namun, Linneman menegaskan bahwa informasi tersebut masih berupa rumor. Terlebih, Microsoft saat ini tengah melakukan perubahan besar dalam strategi bisnis Xbox sehingga belum diketahui apakah rencana tersebut masih berlaku.
Kabar mengenai kemungkinan Xbox tetap mendukung disc muncul setelah Sony menghadapi gelombang kritik terkait keputusannya menghentikan produksi disc fisik untuk game PlayStation baru. Sony sebelumnya mengonfirmasi bahwa produksi tersebut akan dihentikan mulai Januari 2028.
Di sisi lain, laporan sebelumnya sempat menyebut Microsoft justru condong mengikuti langkah Sony dengan meninggalkan dukungan disc pada konsol generasi berikutnya yang dikenal dengan nama kode Project Helix.
Jika Microsoft benar-benar mempertahankan dukungan disc, keputusan tersebut dapat menjadi keuntungan strategis bagi Xbox. Terlebih, sebagian gamer masih memiliki koleksi game fisik dalam jumlah besar dan menginginkan agar game yang telah mereka beli tetap dapat dimainkan pada konsol generasi berikutnya.
Namun, mempertahankan dukungan disc juga memiliki konsekuensi dari sisi bisnis. Distribusi game digital memberikan keuntungan yang lebih besar bagi platform karena mengurangi kebutuhan produksi dan distribusi media fisik. Microsoft juga tengah berupaya meningkatkan pertumbuhan bisnis Xbox di tengah perubahan strategi perusahaan.
Karena itu, keputusan akhir Microsoft masih belum dapat dipastikan. Rumor mengenai dukungan disc ini juga disebut mengacu pada kondisi sebelum perubahan besar dalam strategi Xbox dilakukan.
Jika akhirnya Microsoft benar-benar mempertahankan dukungan disc sementara Sony beralih sepenuhnya dari media fisik, persaingan konsol generasi berikutnya bisa menghadirkan perbedaan strategi yang cukup menarik.
Xbox berpotensi memosisikan diri sebagai konsol yang tetap memberikan kebebasan kepada pengguna untuk mempertahankan koleksi game fisik mereka, sedangkan PlayStation bergerak lebih agresif menuju ekosistem digital.
Untuk saat ini, Microsoft belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana dukungan disc pada konsol Xbox generasi berikutnya.


















































